Connect With Us

Bilang Tak Khawatir Soal Lion Air, Kepala Otban Bandara Soetta Dicopot

Denny Bagus Irawan | Minggu, 22 Mei 2016 | 08:20

Muzaffar Ismail Dicopot (Istimewa / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANG- Muzaffar Ismail pria yang beberapa waktu lalu menjabat sebagai Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah 1 Jakarta atau lebih dikenal dengan Kepala Otoritas Bandara Soekarno-Hatta kini sudah tidak lagi menjabat.

 

Sebelumnya dia yakin tidak khawatir akan posisinya dalam menangani kasus Lion Air. Sebelumnya Muzaffar Ismail menyatakan, jika nanti ditemukan ada kesalahan fatal dari hasil investigasi tersebut, setidaknya Lion Air akan mendapat teguran keras , ditangguhkan izin-nya  atau suspend (atau izin rute bisa dibekukan).

 

“Ini akan menjadi evaluasi SOP untuk penerbangan Internasional, karena seharusnya yang seperti ini segera dilaporkan, meski tidak disebutkan berapa hari dalam Undang-undang” terangnya. Muzaffar juga menyatakan, pihaknya tidak akan takut dalam memberikan sanksi jika memang ada kesalahan fatal.

 

“Kan sesuai dengan Undang-undang, karena ada aturan, kami tidak ada ke khawatiran sama sekali dalam menjatuhkan sanksi,” katanya.

 

 Kini Muzaffar Ismail yang sebelumnya menangani kasus kesalahan prosedur Lion Air JT 161 Singapura-Jakarta telah diganti dengan Kepala Otoritas Bandara Soekarno-Hatta yang baru bernama Herson. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Hemi Pramuraharjo kepada wartawan hari ini.

 

"Benar, pak Muzaffar diganti sama Pak Herson,  Pak Herson sebelumnya Kepala Otban Medan," kata Hemi. Hemi enggan menjawab mengenai penyebab pergantian tersebut.

 

"Mohon maaf, semua ini kewenangan penuh dari Pak Menhub," tutur Hemi. Kini, pihak Kantor Otoritas Bandara Soekarno-Hatta menolak untuk berkomentar tentang perkembangan penyelidikan kasus salah turun penumpang Lion Air.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem, 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Status Awas Kekeringan

Kemarau Ekstrem, 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Status Awas Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 | 12:54

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25 Kecamatan di wilayahnya memasuki status Awas Bencana Kekeringan imbas kemarau ekstrem yang disebabkan fenomena El Nino Godzilla.

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill