Connect With Us

WN Cina Mengamuk Tolak Diperiksa Petugas Bea Cukai Bandara Soetta

Denny Bagus Irawan, Rusdy | Rabu, 18 Januari 2017 | 15:00

Seorang penumpang pria warga negara Cina menolak diperiksa pada saat melintasi pintu pemeriksan Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (@tangerangnews 2017 / Rusdy )

TANGERANGNews.com-Seorang penumpang pria warga negara Cina  menolak diperiksa pada saat melintasi pintu pemeriksan Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Akibatnya petugas bea cukai melakukan tindakan secara paksa terhadap penumpang yang dicurigai membawa barang terlarang. Dari hasil pemeriksaan orang dan barang bawaannya, diketahui dia  hanya membawa rokok melebihi batas ketentuan.

Dia tiba bersama rombongan untuk bekerja di Kendari, Sulawesi Tenggara.  Saat itu, empat orang petugas Bea Cukai yang berada di pintu kedatangan luar negeri  langsung mengamankan pelaku yang awalnya dicurigai membawa barang terlarang. 


“Karena kita curigai gerak geriknya, lalu kita lakukan pemeriksaan. Tapi dia menolak, akhirnya kami periksa secara intensif. Namun, rupanya dia takut karena membawa rokok berlebihan kapasitas,” ujar Erwin Situmorang,  Kepala Bea Cukai, Bandara Soekarno-Hatta.

 

Erwin menjelaskan, diluar itu yang mendasari penumpang menolak di periksa karna ada rasa ketakutan yang berlebihan. Pihaknya, akhirnya melepaskan WN asal Cina itu setelah diperiksa. “Dia ketakutan diperiksa, ketakutannya berlebihan,” ujarnya.

 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill