Aplikasi E-PKK Tangsel Dilirik Penyangga IKN untuk Akselerasi Digital
Minggu, 14 Juni 2026 | 18:49
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TANGERANGNews.com-Seorang penumpang pria warga negara Cina menolak diperiksa pada saat melintasi pintu pemeriksan Bea Cukai di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Akibatnya petugas bea cukai melakukan tindakan secara paksa terhadap penumpang yang dicurigai membawa barang terlarang. Dari hasil pemeriksaan orang dan barang bawaannya, diketahui dia hanya membawa rokok melebihi batas ketentuan.
Dia tiba bersama rombongan untuk bekerja di Kendari, Sulawesi Tenggara. Saat itu, empat orang petugas Bea Cukai yang berada di pintu kedatangan luar negeri langsung mengamankan pelaku yang awalnya dicurigai membawa barang terlarang.
“Karena kita curigai gerak geriknya, lalu kita lakukan pemeriksaan. Tapi dia menolak, akhirnya kami periksa secara intensif. Namun, rupanya dia takut karena membawa rokok berlebihan kapasitas,” ujar Erwin Situmorang, Kepala Bea Cukai, Bandara Soekarno-Hatta.
Erwin menjelaskan, diluar itu yang mendasari penumpang menolak di periksa karna ada rasa ketakutan yang berlebihan. Pihaknya, akhirnya melepaskan WN asal Cina itu setelah diperiksa. “Dia ketakutan diperiksa, ketakutannya berlebihan,” ujarnya.
Aplikasi E-PKK dan E-Dasawisma Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menjadi percontohan nasional.
TODAY TAGSejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews