Connect With Us

Kereta Tanpa Awak di Bandara Soekarno-Hatta Gunakan Ban Karet

Ray | Jumat, 9 Juni 2017 | 13:00

Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. (Istimewa / istimewa)




TANGERANGNEWS.com-Kereta tanpa awak atau Automated People Mover System (APMS) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan Sistem Automated Guideway Transit (AGT)  dengan ban karet yang dilengkapi pengarah dan berpenggerak sendiri (Self Propelled).


"Ya benar rodanya menggunakan ban karet," ujar Senior General manager Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan, Jumat (9/6/2017). Selain itu juga menggunakan sistem Driverless  atau beroperasi tanpa  pengemudi. "Akan ada tiga train set yang masing-masing terdiri dari dua gerbong," tuturnya.

APMS
Ada pun jumlah stasiun sebanyak empat lokasi, yakni di Terminal 1, 2, 3 dan T1B. "APMS  panjangnya sekitar 3 Km. Setiap lima menit sekali (headway), dengan Dwelling Time atau waktu tinggal 30 detik. 

APMS

"Kecepatan operasi mencapai 60 Km/jam, dengan total waktu tempuh perjalanan satu arah yakni dari Terminal 1 sampai dengan terminal 3 tujuh menit," jelasnya.  Kapastitas rangkaian Kereta tersebut sebanyak 176 penumpang, duduk maupun berdiri. "Minimal tempat duduk 20 seat satu rangkaian," ujarnya. (DBI)
 
 

TANGSEL
Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Tragedi di Markas Polairud Pondok Cabe Tangsel, Polisi Tewas Ditembak Rekan Junior

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:04

Peristiwa penembakan polisi terjadi di Markas Komando Polisi Perairan dan Udara (Mako Polairud) Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Jumat 16 Oktober 2026, kemarin.

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill