Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Kereta tanpa awak atau Automated People Mover System (APMS) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan Sistem Automated Guideway Transit (AGT) dengan ban karet yang dilengkapi pengarah dan berpenggerak sendiri (Self Propelled).
"Ya benar rodanya menggunakan ban karet," ujar Senior General manager Bandara Soekarno-Hatta, M Suriawan Wakan, Jumat (9/6/2017). Selain itu juga menggunakan sistem Driverless atau beroperasi tanpa pengemudi. "Akan ada tiga train set yang masing-masing terdiri dari dua gerbong," tuturnya.

Ada pun jumlah stasiun sebanyak empat lokasi, yakni di Terminal 1, 2, 3 dan T1B. "APMS panjangnya sekitar 3 Km. Setiap lima menit sekali (headway), dengan Dwelling Time atau waktu tinggal 30 detik.

"Kecepatan operasi mencapai 60 Km/jam, dengan total waktu tempuh perjalanan satu arah yakni dari Terminal 1 sampai dengan terminal 3 tujuh menit," jelasnya. Kapastitas rangkaian Kereta tersebut sebanyak 176 penumpang, duduk maupun berdiri. "Minimal tempat duduk 20 seat satu rangkaian," ujarnya. (DBI)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGPakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews