Menelisik Board of Peace Gaza Palestina Ala Trump
Jumat, 30 Januari 2026 | 20:34
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TANGERANGNEWS.com - Bandara Soekarno-Hatta merupakan gerbang pintu dunia. Banyak yang datang dan perg i pintu itu. Namun, dalam aktifitas tersebut, ada penumpang yang sekaligus membawa barang haram.
Seperti seorang penumpang berinisial ZK, 32. Dia diamankan petugas Aviation Security (Avsec) lantaran kedapatan membawa 4 bungkus Sabu di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Rabu (22/11/2017).
ZK akan berangkat menuju Jayapura dengan menumpangi pesawat Citilink QG-700. Pada saat dia memasuki Terminal 1C dirinya diperiksa oleh petugas Avsec di area Security Check Point (SCP) dan ditemukan benda mencurigakan.
Security, Rescue & Fire Fighting Senior Manager Bandara Soekarno Hatta, Tommy Hadi Bawono menjelaskan, bermula dari penemuan petugas berupa benda yang diduga bong (alat isap sabu) dari saku penumpang tersebut.
"Saat dilakukan pemeriksaan, petugas kami menemukan bong di dalam bungkus rokok milik yang bersangkutan," kata dia, Rabu (22/11/2017) malam.
Akibat penemuan itu, petugas pun melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap ZK. Petugas kemudian menemukan 4 bungkus Sabu yang disembunyikan di tempat terpisah di badan penumpang tersebut.

Barang Bukti Sabu.
"Kemudian dilakukan pemeriksaan badan lebih lanjut oleh petugas, dan ditemukan 4 bungkus plastik berisi serbuk yang diduga sabu dengan rincian 1 bungkus di celana dalam depan, 1 bungkus di celana dalam belakang, 1 bungkus di kaus kaki kanan dan 1 bungkus di kaus kaki kiri," ungkap Tommy.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, warga Dusun Koto Ijo, Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau ini terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolresta Bandara Soekarno Hatta.
"Selanjutnya penumpang tersebut diserahkan kepada piket Sat Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta guna proses lebih lanjut," ucap Tommy.(RAZ/HRU)
Upaya Amerika untuk menguasai timur tengah, dengan menjadikan Israel sebagai penjaga kepentingannya di Timur tengah, tidak berjalan mulus.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.
Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews