Connect With Us

Pemandu Karaoke Bawa Heroin Rp1,6 M

Denny Bagus Irawan | Jumat, 26 Februari 2010 | 22:14

Dua WN Indonesia Meta dan Tabita yang juga berprofesi sebagai pemandu karaoke, ditangkap petugas Bea dan Cukai saat membawa Heroin senilai Rp1,6 miliar. (tangerangnews / dens)


TANGERANGNEWS-Petugas kantor pengawasan dan pelayanan Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta berhasil menangkap dua orang wanita asal Indonesia yang yang berprofesi sebagai pemandu karaoke di Jakarta, saat membawa Heroin seberat 668 gram  senilai Rp1,670 miliar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.  
 
Modus pelaku menaruh barang haram itu ke dalam laptop yang sudah dirancang.
Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta Bahaduri Widjayanta mengatakan, kasus ini adalah kasus penyelundupan barang terlarang terbesar jenis Heroin selama dua tahun terakhir.

"Dan yang lebih memprihatikan kan pembawa barang haram tersebut adalah warga Negara Indonesia yang dibodohi warga Negara lain," ujar Bahaduri, di kantornya.

Penangkapan dua WN Indonesia, yakni  Meta Berta (MB),28,  dan Tabita (TN),28, yang berprofesi sebagai pemandu karaoke itu, berawal dari tertangkapnya salah seorang dari mereka, yakni Meta Berta.#Pemandu Karaoke
 
Dihadapan petugas Meta Berta mengaku  ia membawa barang itu atas suruhan LI, Warga Negara Pakistan di Malaysia. "Menurut tersangka ia  tidak tahu kalau di dalam tas laptop itu berisi Heroin. Alasannya dia hanya membawa saja,” katanya.
 

Namun demikian petugas juga merasa curiga terhadap Meta Berta, karena berdasarkan pengakuannya,  bila ia berhasil membawa masuk dan memberikan barang haram itu kepada seseorang di Jakarta,  akan mendapat imbalan sebesar 1.000 dollar US.

"Ini masih dikembangkan dan  dia sepertinya kurir di dalam jaringan narkotika internasional, mengingat di dalam paspornya Meta Berta sering melakukan perjalanan ke luar negeri, diantaranya 2 kali ke Bangkok dan 2 kali ke Pakistan," kata dia.

Setelah dikembangkan, akhirnya petugas menangkap Tabita dan dua warga negara asal Pakistan berinisial A dan B yang menjembut Meta Berta di Terminal II E.

BANTEN
PLN Banten Ingatkan Warga Cek Listrik Rumah Sebelum Mudik Lebaran 2026

PLN Banten Ingatkan Warga Cek Listrik Rumah Sebelum Mudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 08:33

Menjelang arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten mengingatkan masyarakat agar tidak luput memastikan kondisi kelistrikan di rumah aman sebelum ditinggalkan dalam waktu lama.

BANDARA
Jelang Puncak Mudik Lebaran 2026, Bandara Soetta Tangerang Dipadati Antrean Check In Pemudik

Jelang Puncak Mudik Lebaran 2026, Bandara Soetta Tangerang Dipadati Antrean Check In Pemudik

Rabu, 18 Maret 2026 | 11:09

Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai dipadati calon penumpang yang hendak mudik ke kampung halaman menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

KOTA TANGERANG
Ada Ganti Oli Gratis untuk Pemudik Motor di Kota Tangerang, Begini Caranya

Ada Ganti Oli Gratis untuk Pemudik Motor di Kota Tangerang, Begini Caranya

Rabu, 18 Maret 2026 | 11:26

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang menggelar program ganti oli gratis bagi pemudik sepeda motor yang berdomisili di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill