Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-PT Angkasa Pura II terus menyediakan berbagai fasilitas yang memudahkan pelayanan di 16 bandara yang dikelolanya termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, pelanggan atau pengguna jasa jangan sampai mengalami stres ketika berada di bandara karena persoalan pelayanan.
"Jangan kemudian masyarakat datang ke bandara jadi stres. Misalnya mau masuk ke lapangan parkir stres karena macet," ujarnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (10/5/2019).
Selain stres, kata Awaluddin, para customer juga sampai mengalami kerepotan dan kebingungan dengan informasi ketika berada di bandara.
"Kalau itu terjadi masyarakat akan tidak nyaman," ucapnya.
Kata Awaluddin, perseroan terus berupaya menerapkan dan meningkatkan berbagai fasilitas yang memudahkan pelayanan di 16 bandara.
Sehingga para pengguna jasa yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura II merasakan kenyamanan dengan terhindar dari stres, repot dan bingung.
"Peningkatan fasilitas dan penyempurnaan fasilitas di dalam bandara itulah fokus kita sebagai operator. Jadi saya berharap era saat ini bandara-bandara kita akan mendapatkan fasilitas yang memberikan kemudahan serta bertransformasi menjadi digital," paparnya.(MRI/RGI)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGSinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews