Suasana Bandara Soekarno-Hatta lumpuh akibat ramainya massa yang menjemput kedatangan Habib Rizieq Shihab, Selasa (10/11/2020). (@TangerangNews2020 / Istimewa)
TANGERANGNEWS.com–Situasi Bandara Soekarno-Hatta lumpuh akibat ramainya massa yang menjemput kedatangan Habib Rizieq Shihab, Selasa (10/11/2020).
Habib Rizieq Shihab yang menumpang pesawat Saudi Arabia Airlines SV816 rute Jeddah-Jakarta, telah tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, sekitar pukul 08.37 WIB.
Lalu, pukul 09.30 WIB,Habib Rizieq Shihab bersama rombongan keluar dari Gate 1 Kedatangan Internasional Terminal 3, setelah sebelumnya menjalani serangkaian protokol kesehatan COVID-19.
Habib Rizieq Shihab pun langsung disambut ribuan simpatisannya. Selang beberapa lama menerobos massa, Habib Rizieq Shihab beserta rombongan langsung masuk ke dalam mobil yang disiapkan, dan meninggalkan Terminal 3.
Selain di Terminal 3, massa yang menyambut Habib Rizieq Shihab ini berkumpul di sejumlah titik kawasan Bandara Soekarno-Hatta hingga mengakibatkan lalu lintas lumpuh.
"Lalin Soetta yang masuk tol maupun yang keluar tol tersumbat kendaraan penjemput Habib Rizieq Shihab," kata Wakasat Lantas Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Tugiyo.
Akses menuju Bandara Soekarno-Hatta pun ditutup. "Parimeter Utara pun sudah ditutup untuk kendaraan, artinya pergerakannya udah berat lah udah susah," ucapnya. (RED/RAC)
Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.
Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
Maraknya parkir liar yang masih menjamur di berbagai titik Kota Tangerang dinilai menjadi penyebab bocornya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) miliaran rupiah.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""