Connect With Us

Airnav Salurkan Bantuan Bagi Pewarta di Bandara Soekarno-Hatta

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 16 Agustus 2021 | 19:43

AirNav Indonesia saat menyerahkan satu buah paket sembako sebagai simbol, Senin 16 Agustus 2021. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-AirNav Indonesia menyalurkan paket bantuan kepada seratus jurnalis yang terdampak pandemi COVID-19.

Paket bantuan itu telah diserahkan di tiga lokasi yakni Bandara Soekarno-Hatta, Kantor Kementerian Perhubungan, dan Kantor Kementerian BUMN.

“Bantuan tersebut terdiri dari paket sembako, peralatan kesehatan, dan vitamin. Secara nilai materialnya memang tidak besar, namun semoga bantuan ini dapat menjadi motivasi dan semangat baru bagi rekan-rekan wartawan untuk terus mengabarkan informasi positif kepada publik seputar upaya pemulihan ekonomi nasional,” ujar Direktur Utama AirNav Indonesia, M. Pramintohadi Sukarno, Senin 16 Agustus 2021.

AirNav Indonesia menyalurkan bantuan kepada wartawan yang tergabung di dalam Forum Wartawan Perhubungan (Forwahub), Forum Wartawan BUMN (Forwa BUMN), dan Forum Wartawan Bandara Soekarno-Hatta.

Pembagian bantuan dilakukan secara langsung di tiga lokasi dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Pandemi COVID-19 memberikan dampak ke seluruh sektor dan industri, termasuk industri media. Sejak awal pandemi di tahun 2020 lalu, AirNav Indonesia telah menyalurkan berbagai program bantuan pemulihan COVID-19 kepada beragam sektor, mulai dari garda terdepan seperti sektor kesehatan dan pelayanan masyarakat, hingga sektor lainnya seperti sektor pendidikan, keagamaan, komunitas masyarakat, hingga UMKM dan masyarakat terdampak lainnya,” jelasnya.

AirNav Indonesia saat menyerahkan satu buah paket sembako sebagai simbol, Senin 16 Agustus 2021.

Industri penerbangan, lanjut Pramintohadi, merupakan salah satu yang terdampak akibat pandemi COVID-19.

Meski di tengah kondisi perusahaan kami yang turut terdampak signifikan, kata dia, pihaknya ingin kehadiran AirNav Indonesia dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap, melalui berbagai program bantuan AirNav Indonesia yang menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk kepada rekan-rekan wartawan yang kami implemetasikan hari ini, dapat turut berkontribusi dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Kami mengajak kepada seluruh elemen bangsa ini untuk terus berkontribusi secara aktif sesuai dengan tugas dan fungi yang dimilikinya, untuk bersama-sama mendorong Ibu Pertiwi bangkit dan melalui pandemi ini,” pungkasnya.

KOTA TANGERANG
Cahaya Hati Cahaya Indonesia Digelar di Masjid Al-A'zhom, Maryono: ”Persiapan Ruhani Jelang Ramadan”

Cahaya Hati Cahaya Indonesia Digelar di Masjid Al-A'zhom, Maryono: ”Persiapan Ruhani Jelang Ramadan”

Senin, 16 Februari 2026 | 09:29

Ribuan jemaah memadati Masjid Raya Al-A'zhom, Kota Tangerang, Minggu, 15 Februari 2026, malam, dalam kegiatan Cahaya Hati Cahaya Indonesia bertema “Menguatkan Hati, Menguatkan Negeri”.

NASIONAL
Horor! Lagi Live Penelusuran Cari Penampakan, Tiktokers Ini Malah Temukan Mayat Membusuk di Bekas Tempat Wisata

Horor! Lagi Live Penelusuran Cari Penampakan, Tiktokers Ini Malah Temukan Mayat Membusuk di Bekas Tempat Wisata

Senin, 16 Februari 2026 | 10:13

Tiktokers dengan akun Tim Trobos Mitos dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat saat tengah melakukan siaran langsung di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill