Connect With Us

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Pengeroyok Pegawai AP II

| Selasa, 8 Maret 2011 | 17:39

Penumpukan penumpukan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS-Polres Metro Bandara Soekarno Hatta (Soetta) hingga kini belum menetapkan tersangka kasus pengeroyokan terhadap pegawai security PT Angkasa Pura II, Achyar alias Ujang, 50, yang dilakukan Petugas Bea dan Cukai, pada Kamis (3/3) lalu.
 
Kapolres Bandara Soetta, Kombes Tornagogo Sihombing mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tiga petugas Bea dan Cukai dan sejumlah saksi yang ada di lokasi kejadian.

“Pemeriksaan harus kita lakukan secara bertahap untuk mentehaui secara pasti penyebab terjadinya pengeroyokan. Jadi kita belum tetapkan tersangka,” ungkapnya, Selasa (8/3).

Sementara itu, Manajer Humas PT Angkasa Pura I Ketut Feri Utamayasa menyatakan, pihaknya sedang menunggu bagaimana kejelasan hingga terjadi pengeroyokan tersebut. “Sebab, berdasarkan informasi yang kami terima pihak Bea dan Cukai juga melaporkan Ujang ke Polres Bandara. Jadi sekarang ini saling laporan kepada aparat penegak hukum, “tegas Feri.

Feri menyatakan kalau permasalah ini tidak bisa diselesaikan secara musyawarah, maka akan diserahkan kepada masing-masing individu meski tidak terlepas Ujang sebagai bagian dari pegawai PT Angkasa Pura II. “Hak mereka (Bea dan Cuka) juga melaporkan balik ke Polisi,” tandasnya.

Seperti diketahui, Ujang, pegawai di bagian operasi security PT AP II, babak belur karena dikeroyok belasan petugas Kantor Pengawasan Bea dan Cukai, di areal parkir Kargo Bandara Bandara Soekarno Hatta, pada Kamis (3/3).  Akibat pengeroyokan tersebut, gigi depannya patah dan sekujur tubuhnya memar.

Aksi pengeroyokan sendiri diduga karena penertiban kendaraan bermotor yang dilakukan pegawai AP II. Tidak terima dengan perlakuan itu, Achyar kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polres Bandara Soekarno – Hatta.(RANGGA ZULIANSYAH)
 

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

BISNIS
Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04

Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

TEKNO
Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Siklus 4 Tahun Bitcoin Berakhir? Tiga Analisis Teknikal Ini Beri Gambaran

Kamis, 2 Juli 2026 | 13:28

Pergerakan harga Bitcoin kembali menjadi perhatian setelah sejumlah analis menemukan sinyal teknikal yang dinilai cukup menjanjikan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill