Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya
Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 2.160.404 orang Warga Negara Asing (WNA) datang ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta, Kota Tangerang, selama periode 2023.
"Jumlah WNA yang masuk ke Tanah Air tersebut mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya yaitu sebanyak 1.089.514 WNA," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Soekarno-Hatta Subki Miuldi, Jumat 29 Desember 2023.
Ribuan pergerakan kedatangan WNA ini merupakan perlintasan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Untuk secara umumnya, mereka datang dengan tujuan ke daerah-daerah yang ada di Indonesia.
"Peningkatan untuk perlintasan yang keluar dan masuk ke wilayah Indonesia, saya rasa akan mengalami kenormalan yang lebih cepat pasca COVID-19 ini," ujar Subki.
Selain itu, terkait jumlah pergerakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menuju ke luar negeri melalui Bandara Soekarno-Hatta, mencapai 4.573.201 orang.
Jumlah itu juga meningkat cukup signifikan dari sekitar 2.779.681 orang pada tahun 2022. Mereka umumnya menuju negara-negara Asia, di antaranya seperti Malaysia, Singapura, dan Timur Tengah.
"WNI yang melakukan atau keluar dari wilayah Republik Indonesia juga mengalami peningkatan, khususnya mereka menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci," ungkap dia.
Adapun total WNA yang melintas dari tahun 2022-2023 sebanyak 6.590.359 orang dan WNI yang keluar negeri ada 6.666.998 orang.
Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.
TODAY TAGKabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews