Connect With Us

Waduh, Tiket Pesawat Domestik Bakal Naik Mulai 2025

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 13 November 2024 | 09:47

Sejumlah pesawat di Bandara Soekarno Hatta. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Bersiaplah, harga tiket pesawat domestik diperkirakan bakal mengalami kenaikan mulai 2025 mendatang. 

PT Garuda Indonesia Tbk telah memberikan sinyal bahwa tiket penerbangan domestik akan lebih mahal pada tahun mendatang. Kenaikan ini dipicu oleh beberapa faktor yang tidak bisa dihindari.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, salah satu komponen yang mempengaruhi harga tiket adalah pajak avtur. Ia menjelaskan bahwa penerbangan domestik dikenakan pajak avtur, sementara penerbangan internasional tidak. 

Artinya, tiket penerbangan ke destinasi dalam negeri lebih mahal karena terkena pajak, dibandingkan penerbangan ke luar negeri justru bebas pajak.

"Avtur yang kita beli untuk penerbangan domestik dikenakan pajak, sedangkan untuk penerbangan ke Singapura, pajak tidak berlaku. Contohnya, tiket penerbangan ke Balikpapan dikenakan pajak, sementara tiket ke Shanghai tidak," jelas Irfan pada Selasa, 12 November 2024.

Meski begitu, Irfan menegaskan bahwa Garuda Indonesia sebenarnya belum pernah menaikkan harga tiket pesawat sejak tahun 2019. Namun, harga tiket sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal yang harus dipertimbangkan. 

Selain pajak avtur, peningkatan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% yang akan berlaku mulai tahun depan juga menjadi pemicu utama kenaikan harga tiket pesawat. 

Menurut Irfan, perubahan ini juga akan berdampak langsung pada harga tiket yang dibayar oleh penumpang.

"Dengan adanya kenaikan PPN, dapat dipastikan harga tiket akan naik," tegasnya.

Selain itu, Irfan juga menyebut soal biaya yang dibayarkan maskapai ke operator bandara. 

Sebagai contoh, untuk Terminal 3 domestik di Bandara Soekarno-Hatta, Garuda Indonesia harus membayar biaya terminal sebesar Rp 168.000, sementara di Terminal 2 dikenakan biaya Rp 120.000.

Kenaikan biaya ini, tentunya, akan berdampak pada harga tiket yang dijual ke konsumen.

"Kami selalu mematuhi kebijakan yang ditetapkan pemerintah terkait harga tiket penerbangan," katanya.

BANTEN
Tim SAR Cek Benda Mirip Kapal Terbalik Dekat Anak Krakatau, Hasilnya Nihil

Tim SAR Cek Benda Mirip Kapal Terbalik Dekat Anak Krakatau, Hasilnya Nihil

Kamis, 17 September 2026 | 09:59

Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

NASIONAL
2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 10:05

Sekitar 2.000 pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan hasil penelusuran terhadap transaksi sepanjang 2024 hingga 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill