Connect With Us

Bocah 13 Tahun Asal Aceh Nyaris Jadi Korban Perdagangan Anak, Ditemukan Dekat Bandara Soetta

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Januari 2025 | 20:09

Ilustrasi Perdagangan Orang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Seorang bocah berusai 13 tahun Asal Aceh, nyaris menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Korban ditemukan petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh saat berada di sebuah hotel sekitar Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, pada Selasa 7 Januari 2025.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Aceh Kombes Pol Ade Harianto mengatakan pengungkapan kasus perdagangan anak tersebut berawal adanya laporan keluarga korban di Aceh Besar, pada hari Senin 6 Januari 2025.

Sebab, korban dinyatakan hilang setelah pulang dari sekolah.

"Ibu korban yang membuat laporan sempat pingsan karena cemas memikirkan keberadaan anaknya yang tidak diketahui usai jam pulang sekolah," ujarnya seeprti dilansir dari Tribratanews, Rabu 1 Januari 2025.

Setelah menerima laporan, penyidik segera bergerak cepat untuk melacak keberadaan korban. Dari hasil penyelidikan, korban diketahui berada di hotel sekitar Bandara Soetta, Tangerang.

"Saat itu korban hendak berangkat ke Balikpapan dengan tiket pesawat dibeli orang tidak dikenal," kata Ade Harianto.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill