Connect With Us

Pilot Garuda Berhenti Mogok Kerja

| Kamis, 28 Juli 2011 | 18:53

Presiden APG Stevanus Gerardus Rahadi dan Direktur Umum Garuda Indonesia, Emirsyah Satar. (tangerangnews / dira)

TANGERANG – Aksi mogok kerja pilot garuda yang tergabung dalam Asosiasi Pilot Garuda (APG) sepakat untuk menghentikan aksi mogok terbangnya, Kamis (28/07). Itu terjadi setelah tercapai kesepakatan antara Presiden APG Stevanus Gerardus Rahadi dan Direktur Umum Garuda Indonesia, Emirsyah Satar yang dtengahi oleh Menteri Negara Badan Usahan Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar.
 
“Saya atas nama Presiden APG, sejak pukul 13.58 WIB hari ini  menyatakan, kepada seluruh pilot Garuda Indonesia, bahwa mogok terbang oleh pilot-pilot kami nyatakan berhenti,”  kata Kapten Stevanus Gerardus Rahadi, Presiden APG di kantor Garuda Indonesia, di gedung Garuda Indonesia Maintenance Facility (GMF) Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.
 
Menurutnya, pembahasan dengan pihak manajemen masih akan dilanjutkan selama bulan Ramadan dengan mediasi Menteri BUMN Mustafa Abubakar. Stephanus berharap poin-poin yang diajukan Asosiasi sudah ada kesepakatan sebelum lebaran. “ Menteri BUMN telah  menengahi konflik. Menteri siap memediasi. Dan, mudah-mudahan harapannya sebelum lebaran sudah bisa teratasi. Bukan main menang-menangan dan kalah-kalahan,” ujarnya.
 
Sebagaimana diberitakan, APG bersikukuh akan melakukan mogok kerja mulai Kamis (28/07) pukul 00.00 sampai pukul 24.00 WIB. Mereka melakukan mogok terbang untuk rute-rute yang berangkat dari Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta).
 
Aksi mogok tersebut dilakukan karena belum adanya kesepakatan antara Manajemen Garuda dan APG mengenai tuntutan anggota daiantaranya, tuntutan kenaikan gaji, penghentian penggunaan pilot asing kontrak yang dianggap menyebabkan ketimpangan pendapatan.
 
Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar menjamin pihaknya akan menindaklanjuti semua tuntutan dari APG tersebut. “Kita sudah mendengar setelah ditengahi Menteri BUMN. Kita sepakati ini akan kita tindaklanjuti isu-isunya. Rencananya, kita akan bertemu nanti bulan puasa. Dan kita akan selesaikan sebelum lebaran,” katanya.
 
Sementara itu, meskipun sudah ada kesepakatan berhenti mogok, aksi yang dilakukan pilot Garuda Indonesia sempat menyebabkan penundaan pemberangkatan pada sejumlah penerbangan.  Terhitung, hingga pukul 13.00 WIB sudah ada 145 penerbangan Garuda Indonesia. Sebanyak 66 di antaranya adalah penerbangan dari Jakarta dan sisanya tujuan Jakarta.
 
“Secara umum, penerbangan dari Jakarta tepat waktu. Mungkin 10-15 persen di antaranya mengalami sedikit keterlambatan,” kata Pujobroto, Vice President Corporate Communications Garuda.
 
Direktur Operasional Garuda Indonesia, Ari Sapari mengatakan, pihaknya jauh-jauh hari sudah mengantisipasi mogok kerja para pilot ini. Karenanya, Garuda telah melakukan pendataan dan pemetaan terhadap jadwal terbang.

"Untuk tanggal 28 ini dijadwalkan ada 140 penerbangan Garuda. Lalu didata penerbangannya, siapa pilotnya dan kita hubungi pilotnya. Setelah itu pilot yang akan terbang hari ini  kita konfirmasi apakah akan mogok atau terbang, kalau mogok kita akan back up," bebernya.

Pilot yang sebelumnya mengaku tidak mogok, hari ini tiba-tiba ada yang mogok. Hal ini pun sangat mengecoh manajemen. "Sebenarnya yang dirugikan bukan hanya Garuda tapi konsumen juga. Beruntung sudah ada bantuan pilot dari Kemenhub berjumlah 5 orang," kata Ari.

Selain melakukan hal itu, Garuda Indonesia juga mengaku terpaksa menggabungkan beberapa penerbangan menjadi satu penerbangan. Seperti penerbangan ke Medan, ke Palembang dan ke Denpasar. “Kami akui memang ada beberapa penerbangan karena tujuan sama dan waktu yang relatif berdekatan digabungkan. Contohnya adalah penerbangan ke Medan, Denpasar, dan Palembang, Ini lebih efektif,” terang Ari.
 
Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar yang sebelumnya sempat meninjau ke Terminal 2 F Bandara Soekarno-Hatta untuk mengetahui kondisi real bandara mengatakan, tak ada penumpukan di dalam bandara. “Semua seperti biasa, hanya ada penyesuaian scedul.Secara keseluruhan kita lihat sendiri, semua penerbangan lancer. Delay terjadi memang disejumlah daerah, tetapi tidak lama. Operasional Garuda kita syukuri tidak terganggu. Kita harapkan tidak mengecewakan konsumen,” katanya.
 
Kemudian, Menteri BUMN menemui kedua belah pihak, setelah sebentar melakukan pertemuan, Mustafa keluar dengan membawa kabar telah adanya kesepakatan. “Sudah ada kesepakatan yang penting sekali, mogok kerja cukup setengah hari saja," kata Mustafa.(DRA)
 
 

OPINI
Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten: Sebuah Surat Terbuka

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:38

Dalam balutan seminar nasional itu, Anda memamerkan angka 60 ribu siswa sekolah gratis seolah-olah itu adalah tiket emas menuju surga kesejahteraan.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

BANDARA
Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Cegah Kecelakaan Pesawat, Bandara Soetta Bersihkan Landasan hingga Edukasi Keselamatan

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:25

Sebagai gerbang utama transportasi udara yang beroperasi 24 jam dengan kompleksitas tinggi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melaksanakan rangkaian evaluasi dan penguatan sistem

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill