Connect With Us

12.035 Kg Benih Jagung Berbakteri Dimusnahkan

| Jumat, 14 Oktober 2011 | 18:34

Jagung Berbakteri ( / )

TANGERANG-Sebanyak 12.035 Kg benih jagung manis impor dari Thailand dimunahkan Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta, Jumat (14/10). Pemusahan dilakukan karena bibit tersebut terjangkit bakteri  berbahaya. Selain Jagung, Petugas juga memusnahkan 108 Kg benih padi asal India dan Singapura, serta 7.850 krisan asal Uganda dengan nilai estimasi lebih dari Rp 2 milyar.
 
Bibit tanaman yang dikemas dalam plastik dan kardus ini dimunahkan dengan cara dibakar di dalam Incenerator dengan disaksikan oleh Kepala Kantor Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno-Hatta, Ketua Otoritas Bandara Soekarno Hatta dan Kepala Kantor Bea Cukai.
 
Menurut Kepala Kantor Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno-Hatta Musyaffak Fauzi, bedasarkan hasil pemeriksan laboratorium karantina tumbuhan, bibit tanaman tersebut tidak bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) atau bakteri.
 
“Bakteri ini merupakan penyakit yang dapat mengurangi produksi jagung sampai 40 persen di Indonesia dengan potensi kerugian Rp 11 triliun. Bakteri ini juga dapat menjangkit 80 jenis tanaman lain seperti padi, jeduk, pisang, kopi tomat dan tembakau,” ungkapnya.
 
Bibit tanaman tersebut kata dia, telah ditahan di Balai Besar Karantina Bandara Soekarno Hatta sejak tanggal 4 Agustus 2011. “Semua tanaman impor yang masuk lewat bandara akan di periksa di balai karantina. Jika terbukti terjangkit bakteri, kita punya kewenangan untuk memusnahkannya,” terang Fauzi.
 
Dengan demikian pihaknya melakukan pemusanahan ini dilaksanakan dalam upaya mencegah masuk dan tersebarnya bakteri tersebut di Indonesia. “Pemusnahan berdasarkan UU no 16/1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan serta Peraturan Pemerintah No 14/2001 tentang karantina tumbuhan,” kata Fauzi.(RAZ)

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Perkuat Konektivitas Perbatasan, Jakbar-Tangerang Bakal Garap Proyek Jalan hingga Pengendalian Banjir

Perkuat Konektivitas Perbatasan, Jakbar-Tangerang Bakal Garap Proyek Jalan hingga Pengendalian Banjir

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat (Jakbar) dan Pemkot Tangerang resmi mempererat kerja sama dalam pembangunan infrastruktur dan transportasi lintas wilayah.

TEKNO
Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Apa itu Earnings Call dan Dampaknya ke Market Crypto

Kamis, 7 Mei 2026 | 15:31

Earnings call menjadi salah satu momen penting dalam dunia investasi karena mempengaruhi pergerakan pasar global. Tidak hanya saham, dampaknya juga bisa merembet ke market crypto.

SPORT
Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Paramount Golf Tournament 2026 Berhadiah Rumah Mewah di Gading Serpong dan Mobil Listrik Denza D9

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:49

Turnamen golf di kawasan Gading Serpong kali ini bukan sekadar adu kemampuan di lapangan hijau. Pesertanya berkesempatan membawa pulang hadiah fantastis berupa rumah mewah di Gading Serpong hingga mobil listrik premium Denza D9.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill