Connect With Us

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga dalam kunjungan kerja spesifik ke InJourney di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis, 15 Januari 2026. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga dalam kunjungan kerja spesifik ke InJourney di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis, 15 Januari 2026, menegaskan citra Indonesia di mata dunia sangat bergantung pada pelayanan di gerbang utama negara.

Ia menyoroti bagaimana pengalaman buruk wisatawan dapat langsung mematikan minat mereka untuk kembali berkunjung. Untuk itu, ia menekankan bahwa persoalan operasional tidak bisa lagi dianggap remeh.

“Tidak boleh lagi ada masalah bagasi, tidak boleh lagi delay pesawat yang berlebihan. Kalau seharusnya berangkat jam tiga, ya tidak boleh menjadi jam sembilan malam. Hal-hal seperti ini tidak bisa ditoleransi,” tegas politisi Fraksi Golkar tersebut, seperti dilansir dari dpr.go.id.

Selain delay, Lamhot juga menyinggung banjir di area bandara serta akses kemacetan yang kerap merugikan penumpang.

Saat ini, Indonesia masih berada di peringkat kelima dari sisi kunjungan wisatawan mancanegara, yang menurutnya tidak terlepas dari pengalaman buruk wisatawan saat menggunakan layanan transportasi udara di dalam negeri.

Lamhot menilai posisi ini sulit naik kelas jika layanan transportasi udara masih semrawut.

“Kalau mindset wisatawan sudah dipenuhi masalah delay, bagasi, transportasi mahal lebih baik mereka memilih tidak berlibur. Akibatnya sektor pariwisata kita tidak tumbuh,” tandas Lamhot mengingatkan.

Karena itu, ia mendorong InJourney, selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta, untuk melakukan perombakan total melalui grand design yang menyentuh tiga aspek utama yakni konektivitas, aksesibilitas dan amenitas.

Lebih lanjut, Komisi VII DPR RI mendorong InJourney agar tidak hanya berfokus pada kinerja korporasi, tetapi juga menjalankan peran sentral dalam pengembangan pariwisata, khususnya di lima destinasi super prioritas seperti Danau Toba, Labuan Bajo, dan Mandalika.

“Setahu kami, sampai hari ini belum ada program khusus dari InJourney yang benar-benar fokus mendorong pariwisata di lima destinasi super prioritas. Ke depan ini yang akan kami dorong secara komprehensif,” terangnya.

Lamhot menegaskan, Komisi VII akan terus melakukan monitoring terhadap pengembangan dan perbaikan bandara yang dilakukan InJourney agar benar-benar berdampak pada peningkatan kenyamanan wisatawan dan kemajuan sektor pariwisata nasional.

“Kami akan monitor terus. Tidak boleh lagi ada delay, tidak boleh lagi ada masalah bagasi. Ini kunci kalau kita ingin pariwisata Indonesia naik kelas,” pungkasnya.

NASIONAL
BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

Sabtu, 12 September 2026 | 17:34

Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

KOTA TANGERANG
Debit Sungai Cisadane Turun 40 Cm, Wali Kota Tangerang Imbau Warga Hemat Air

Debit Sungai Cisadane Turun 40 Cm, Wali Kota Tangerang Imbau Warga Hemat Air

Sabtu, 12 September 2026 | 17:22

Debit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill