Connect With Us

464 Kura-kura Gagal Diselundupkan di Bandara Soetta

| Minggu, 6 November 2011 | 13:38

Petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, menunjukan barang bukti penyelundupan berupa kura-kura. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-464 Kura-kura senilai ratusan juta rupiah gagal diselundupkan seorang laki-laki warga Negara Mesir berinisial ATAT, pada Jumat (4/11/2011) sekitar pukul 16.00 WIB. Kura-kura tersebut dibawa langsung dari Dubai dan diamankan karena akibat tidak dilengkapi persyaratan khusus dari Karantina dan Kehutanan. 

Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Oza Olavia mengatakan, pelaku tidak hanya mencoba menyelundupkan kura-kura. Akan tetapi, 10 ekor buaya (Rp 25 juta), 17 ekor Iguana (Rp 25,5 juta), 78 ekor ular dengan batik berkualitas baik (Rp 78 juta), 254 ekor kadal (Rp 400 juta), 71 ekor tokek (Rp 71 juta). "Total estimasi nilai barang itu sebesar Rp 765 juta," ujar Oza Olavia, Sabtu (5/11/2011).

Penyelundupan itu menurut Oza dilakukan dengan modus operandi memasukan satwa yang dilindungi itu ke dalam tas kopor. "Tapi ini tidak dilengkapi Karantina dari Negara asal. Tersangka kami tangkap. Saat ini dia sedang sakit, jadi tidak bisa dibawa ke ruangan ini," terang Oza di ruang Media Center Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Sebelumnya, petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta juga telah mengamankan 14 Kg kuda Laut Kering (11.200 ekor) atau senilai Rp 280 juta pada 23 Oktober 2011. "Kuda laut kering ini akan dikirimkan ke Hongkong, dengan penerima inisial MYS. Kuda laut ini akan dijadikan obat sebagai penambah stamina di sana. Padahal kuda laut adalah jenis ikan yang saat ini terancam punah," ujarnya.

Terakhir, petugas Bea dan Cukai juga mengamankan paket kiriman 100 kg olahan kayu Gaharu yang bernilai Rp1 miliar. "Dalan pemberitahuan ekspornya diberitahukan sebagai Getah Damar. Padahal Kayu Gaharu. Kayu Gaharu merupakan tanaman yang dilindungi. Berdasarkan peraturan pemerintah No.7 tahun 1999 tanggal 27 Januari 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa," terangnya.(DRA)
BANTEN
Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Sempat Gangguan, PLN Pastikan Seluruh Listrik di Banten Sudah Kembali Normal

Rabu, 24 Juni 2026 | 15:12

PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di wilayah Banten telah kembali pulih sepenuhnya setelah gangguan yang terjadi pada salah satu pembangkit listrik milik mitra swasta beberapa waktu lalu.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

NASIONAL
Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Belasan Ribu Pelari Telkomsel Digiland Run 2026 Sumbang 26.325 Pohon Mangrove

Selasa, 23 Juni 2026 | 21:39

Sebanyak 26.325 pohon mangrove terkumpul melalui komitmen aksi lingkungan dalam event Telkomsel Digiland Run 2026.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill