Connect With Us

381 Penyelundupan Berhasil Digagalkan Sepanjang 2011

| Kamis, 29 Desember 2011 | 19:45

TANGERANG-Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandar Soekarno-Hatta, Oza Olavia mengatakan, sepanjang tahun 2011 pihaknya telah berhasil menggagalkan 381 upaya penyelundupan barang larangan.
 
Dimana, dari ratusan penegahan itu, 51 diantaranya adalah penegahan barang larangan narkotika. “Barang larangan yang kami tegah berupa obat-obatan dan bahan kimia terlarang, narkotika dan psikotropika, serta senapan angin dan aksesorisnya. Total 381 penegahan kami lakukan sepanjang tahun 2011 ini,” bebernya.
 
Adapun ke 51 kasus penegahan narkotika dan psikoropika antara lain, 33 kasus sabu-sabu dengan jumlah 72.141 gram, 5 kasus ketamin (31.944 gram), 3 kasus kokain (173 gram), 3 kasus heroin (1.285 gram), satu kasus morfin (154 gram), 2 kasus ekstasi (10.330 butir), 3 kasus ekstasi heppy 5 (630 butir), dan sebuah kasus bromazepam (30 butir). “Masing-masing jumlah barang larangan yang kami tegah tersebut bernilai hingga Rp144,284 miliar,” katanya.
 
Sedangkan dirinya menyebutkan juga sepanjang 2011 ini  pihaknya telah berhasil raup pemasukan hingga Rp1,834 triliun sepanjang tahun 2011 ini. Pendapatan itu diperoleh dari sejumlah layanan yang diselenggarakan lembaga tersebut antara lain, layanan barang bawaan penumpang, layanan barang kiriman melalui jasa titipan dan pos, layanan cepat, layanan kargo, layanan fasilitas dan layanan perizinan.
 
“Dari semua layanan bea masuk yang dikenakan di areal bandara, kemi berhasil meraih pendapatan dari bea masuk sebesar Rp1,834 triliun. Meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp1,324 triliun,” kata Oza.
 
Pemasukan yang terus meningkat dari tahun ke tahun itu, jelas Olavia melebih target yang dibebankan negara kepada pihaknya, hingga tercatat pada 27 Desember 2011 pendapatan bea masuk tersebut hingga 123,90 persen. “Pendapatan ini kami hasilkan dari pelayanan barang bawaan penumpang, layanan barang kiriman melalui jasa titipan dan pos, layanan cepat, layanan kargo, layanan fasilitas dan layanan perizinan yang kami lakukan selama ini di bandara,” bebernya. (DRA)

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill