Connect With Us

2 Orang Terkasih Tiada, Atut Jadi Tersangka

Dira Derby | Selasa, 17 Desember 2013 | 19:03

Atut-Hikmat Tomet saat akan melakukan pencoblosan. (tangerangnews / fuad)


 
TANGERANG-Setelah orangtua lelakinya meninggal yakni Chasan Soib. Seakan keluarga Ratu Atut Chosiyah Gubernur Banten terus mendapat masalah. Meski dia kembali terpilih untuk kedua kali saat pemilihan Gubernur Banten, namun kondisi keluarga tersebut menjadi redup.  Tak seperti saat "abah"‎ masih ada di keluarga itu. 
 
Permasalahan awal adalah terjadinya penangkapan sang adik, Tubagus Chaeri Wardhana (TCW) yang dilakukan oleh KPK dalam kasus suap terhadap Akil Mochtar yang saat itu menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). 
 
TCW dianggap terlibat dalam mempengaruhi dalam keputusan MK, agar mengulang Pilkada di Lebak, Banten. 
 
Selama dalam permasalahan tersebut itu masih hangat dibahas, tiba-tiba suaminya Hikmat Tomet yang juga Ketua Golkar Banten ‎menghembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto. Hikmat diduga terserang penyakit jantung.
 
Dan, hari ini KPK telah menetapkan Atut sebagai tersangka dalam kasus yang disangkakan sama dengan adiknya TCW serta kasus alat kesehatan di Dinas Kesehatan Banten. 
BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill