Connect With Us

Pemkot Tangsel Dorong Warga Dapat Cuan dari Budidaya Maggot

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 2 Februari 2026 | 20:19

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar mengedukasi budaya maggot dalam Forum Komunikasi Bank Sampah di Kelurahan Pamulang Timur, pada Rabu, 28 Januari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah menggencarkan strategi dalam menangani persoalan limbah, sekaligus meningkatkan ekonomi warga.

Bukan lagi sekadar membuang, Pemkot Tangsel mendorong warga memandang sampah organik sebagai aset ekonomi melalui budidaya larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau maggot.

Kepala Dinas Kominfo Tangsel TB Asep Nurdin, menyampaikan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan berkomitmen menjadikan pengelolaan sampah sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Menurutnya, maggot adalah solusi dua arah yang menekan volume sampah sekaligus menjadi motor ekonomi warga.

Strategi ini dinilai sangat ekonomis karena biaya operasionalnya yang rendah. Maggot mengonsumsi sisa makanan rumah tangga, yang berarti pakan bisa didapatkan secara cuma-cuma dari sampah sendiri.

“Sebagaimana disampaikan Pak Wakil Wali Kota, pakan maggot itu gratis. Sekarang tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan konsisten dan memastikan pasar siap menyerap hasilnya," ujar TB Asep Nurdin, Senin 2 Februari 2026.

Dari budidaya maggot ini, warga berpotensi mendapat keuntungan finansial ini berasal dari dua sisi. Hasil panen maggot dapat dijual sebagai pakan ternak dan ikan berkualitas tinggi.

"Lalu, sisa kotoran maggot yang bisa dipasarkan sebagai pupuk organik premium," katanya.

Untuk mendukung ekosistem ekonomi hijau ini, Pemkot Tangsel menegaskan bahwa keberadaan Bank Sampah di tingkat RW kini menjadi krusial dan tidak lagi bersifat opsional.

Bank sampah akan berfungsi sebagai simpul utama penyedia bahan baku (sampah organik) untuk budidaya maggot.

Asep menambahkan, instruksi dari Pilar Saga Ichsan sangat jelas, perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah dari dapur adalah kunci.

Jika sampah terpilah, beban TPA Cipeucang berkurang, dan masyarakat justru mendapatkan keuntungan finansial nyata.

"Pengelolaan sampah tidak akan tuntas jika hanya mengandalkan pemerintah. Melalui pendekatan komunitas ini, kita optimis lingkungan Tangsel jadi bersih, kantong warga pun terisi," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

KOTA TANGERANG
Kondisinya Rusak, Empat Halte Bus Tayo Tangerang Diperbaiki

Kondisinya Rusak, Empat Halte Bus Tayo Tangerang Diperbaiki

Senin, 28 September 2026 | 20:53

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan perbaikan terhadap sejumlah halte yang mengalami kerusakan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill