Connect With Us

Perkuat Ketahanan Pangan, Paramount Petals Latih Warga Desa Cukang Galih Budidaya Maggot dan Lele

Redaksi | Minggu, 27 April 2025 | 22:24

Peserta pelatihan melihat langsung budidaya lele dan maggot di Desa Cukang Galih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Minggu 27 April 2025. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com — Upaya meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah organik sekaligus memperkuat ketahanan pangan dilakukan Paramount Petals melalui program pelatihan Biokonversi Sampah Organik melalui Budidaya Maggot dan Lele, Minggu 17 April 2025 di Aula Kantor Desa Cukang Galih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK dan pelaku UMKM. Mereka mendapatkan pelatihan intensif dari Nico Febianto selaku Ketua Gen Care. Hadir dalam pelatihan Public Relations Manager Paramount Land Tri Eny Anggraeny dan Sekretaris Desa Cukang Galih Yudistianto. 

Dalam paparannya, Nico Febianto menjelaskan konsep biokonversi sampah organik, yakni proses pengomposan dengan bantuan mikroorganisme hidup seperti bakteri, jamur, dan larva serangga, khususnya maggot lalat Black Soldier Fly (BSF). 

Sampah organik rumah tangga diubah menjadi pakan maggot, yang kemudian bisa digunakan sebagai pakan lele dan menghasilkan kompos.

“Dari 2-5 kg sampah organik per hari bisa menghasilkan maggot yang bermanfaat untuk budidaya,” ujar Nico.

Sementara itu, Tri Eny Anggraeny menekankan pentingnya bijak mengelola sampah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, program ini tak hanya menambah wawasan baru, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Sampah itu bagian dari kehidupan kita. Dengan pengelolaan yang baik, sampah bisa punya nilai ekonomis. Kami berharap, pelatihan ini tidak hanya menjadi pengetahuan baru, tetapi benar-benar menjadi solusi di Desa Cukang Galih dan ke depannya ke desa-desa lain," ungkap Eny.

Sekretaris Desa Cukang Galih, Yudistianto, menyambut baik program ini. Ia menilai program ini sangat mendukung ketahanan pangan desa dan memberi peluang bagi warga untuk lebih mandiri dan kreatif terutama bagi pelaku UMKM.

"Terima kasih kepada Paramount Petals yang sudah memberikan pelatihan. Harapannya, warga menjadi lebih mandiri dan kreatif, terutama dalam mengembangkan usaha," ujarnya.

Selain mendapatkan pelatihan, peserta juga diajarkan teknik pengumpulan sampah organik hingga proses biokonversinya di lokasi budidaya maggot dan lele. 

OPINI
Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam

Kamis, 23 April 2026 | 14:04

Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill