Connect With Us

Polres Metro Tangerang Gandeng KWT Garap Lahan Tidur Jadi Kebun Sayur dan Budidaya Ikan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Januari 2025 | 15:53

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho meninjau dan mengecek langsung beberapa lokasi KWT dibawah binaan Polsek jajaran di wilayahnya, Rabu 8 Januari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota menggandeng Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk menggarap lahan tidur guna dijadikan lahan produktif. 

Lahan tersebut dikelola dan diubah dengan penanaman sayur mayur dan budidaya ikan.

Hal ini sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan nasional program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho bersama para pejabat utama (PJU) Polres berkesempatan meninjau dan mengecek langsung beberapa lokasi KWT dibawah binaan Polsek jajaran di wilayahnya.

Adapun lokasi yang disambangi Kapolres dan jajaran berada di KWT Rosela, ketahanan pangan Polsek Neglasari, di Jalan Mandor Dogol, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Lalu, ketahanan pangan Polsek Benda, KWT Kampung Mancing di Jalan Siswa Raya, Kelurahan Belendung, dan ketahan pangan Polsek Teluknaga, KWT Adidaya PIK 2 di Desa Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga.

Zain mengatakan, program ketahanan pangan melalui KWT binaan Polsek jajarannya itu, sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta bagian dari upaya mendukung Program Asta Cita Presiden RI.

"Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Polri untuk mendukung pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat melalui program swasembada pangan," kata Zain dalam keterangan, Rabu 8 1 Januari 2025.

Ia menilai, KWT dengan binaan Polsek jajaran Polres Metro Tangerang Kota diharapkan dapat menciptakan kemandirian pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dilingkungan.

"Contohnya, hasil panen budidaya ikan dan penanaman sayur mayur sebagian besar disalurkan untuk kegiatan Stunting Posyandu di wilayah hukum Polsek Benda," ungkapnya.

Program ini diharapkan tidak hanya akan memberikan manfaat dalam hal peningkatan ketahanan pangan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dalam bentuk peningkatan pendapatan dan peluang kerja.

“Untuk menghasilkan pangan sayur mayur maupun budaya ikan lele dan nila, perlu dilakukan kerja bakti, menjaga kebersihan dilakukan anggota di masing-masing Polsek," katanya.

Kapolres pun meminta para bhabinkamtibmas bersama dengan Babinsa untuk terus melakukan Koordinasi dengan Camat serta para pengusaha yang ada di wilayah, terkait Program KWT tersebut.

Melalui kegiatan ini, Polres Metro Tangerang Kota berharap dapat berkontribusi lebih jauh dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, meningkatkan produktivitas pertanian, serta menciptakan lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat Tangerang.

 

"Tentunya, kami (Polri) akan memberikan pendampingan kepada petani agar hasil panen maupun budidaya ikan dapat optimal dan terus berkelanjutan," pungkas Kapolres.

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

KOTA TANGERANG
Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13

Seorang pria berinisial EM diciduk polisi lantaran nekat mencuri sepeda motor Honda PCX milik warga di kawasan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill