Connect With Us

Wuih! Mau ganti tahun, hunian di Anyer sudah lebih 50 %

Denny Bagus Irawan | Kamis, 4 Desember 2014 | 19:53

Pantai Anyer di Banten (Dira Derby / TangerangNews)

 
SERANG - Jelang pergantian tahun 2014 -2015, hunian hotel di wilayah pantai Anyer, Kabupaten Serang sudah mencapai 50 persen lebih. Diperkirakan jelang Hari Natal dan tahun baru hotel-hotel tersebut sudah full booking.

“Sudah 50% lebih yang booking. Ini merata, bukan hanya satu hotel. Kenapa bisa ramai?  Karena kami menyelenggarakan banyak event,” terang Ketua Pehimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Hardomo.

Hardomo yang juga menjabat sebagai general manager Hotel Pisita Anyer ini menjelaskan, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait seperti Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran dan kepolisian untuk mengantisipasi berbagai macam kejadian yang tidak diinginkan saat pergantian tahun.
 
 “Jaga-jaga, baik di darat maupun yang patroli di air dan pantai,” tuturnya.
 
Terkait infrsatruktur jalan, Hardomo mengatakan, belum sepenuhnya menunjang baik jalan utama maupun alternatif.
“Jalan utama masih banyak yang rusak dan minimal harus dilakukan pengecoran ulang,” terangnya.
 
 
TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill