Connect With Us

Wuih! Mau ganti tahun, hunian di Anyer sudah lebih 50 %

Denny Bagus Irawan | Kamis, 4 Desember 2014 | 19:53

Pantai Anyer di Banten (Dira Derby / TangerangNews)

 
SERANG - Jelang pergantian tahun 2014 -2015, hunian hotel di wilayah pantai Anyer, Kabupaten Serang sudah mencapai 50 persen lebih. Diperkirakan jelang Hari Natal dan tahun baru hotel-hotel tersebut sudah full booking.

“Sudah 50% lebih yang booking. Ini merata, bukan hanya satu hotel. Kenapa bisa ramai?  Karena kami menyelenggarakan banyak event,” terang Ketua Pehimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Hardomo.

Hardomo yang juga menjabat sebagai general manager Hotel Pisita Anyer ini menjelaskan, dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait seperti Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran dan kepolisian untuk mengantisipasi berbagai macam kejadian yang tidak diinginkan saat pergantian tahun.
 
 “Jaga-jaga, baik di darat maupun yang patroli di air dan pantai,” tuturnya.
 
Terkait infrsatruktur jalan, Hardomo mengatakan, belum sepenuhnya menunjang baik jalan utama maupun alternatif.
“Jalan utama masih banyak yang rusak dan minimal harus dilakukan pengecoran ulang,” terangnya.
 
 
HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill