Connect With Us

Banten Terancam Kehilangan PAD Rp1 Triliun dari PPh

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 April 2015 | 18:43

Ilustrasi Uang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)


TANGERANG-Plt Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, bahwa selama ini Provinsi Banten kehilangan potensi setoran pajak penghasilan (PPh) senilai Rp1 triliun.  Nilai tersebut berasal dari PPh sekitar 3.000 tenaga kerja asing yang masuk ke kantung Pemerintah DKI Jakarta.

“Kalau itu bisa diambil jadi setor ke Banten, sekitar 20 persennya  bisa jadi hak Provinsi,” ucapnya dalam Musrembang Banten, Hotel Aryaduta, Lippo Karawci, Kabupaten Tangerang, Senin (20/4).

Menurut Rano, potensi yang sebetulnya bisa diserap Pemprov Banten mungkin lebih besar dari Rp1 triliun. Nilai ini baru dari ribuan tenaga kerja asing saja, belum mencakup tenaga kerja domestik.

"Total tenaga kerja asing yang ada di Banten sekitar 5.000 orang. Tapi yang menyetor pajak penghasilkan ke Banten hanya sekitar 2.000 orang," katanya.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Wardiasmo yang hadir dalam Musrembang tersebut juga menyatakan bahwa Provinsi Banten belum efektif menyedot pajak, khususnya pajak penghasilan (PPh). Sebab lebih banyak wajib pajak yang menyetorkan uangnya ke DKI Jakarta.

“Pajaknya yang menerima Jakarta karena kantor pusatnya di Jakarta, beranikah gubernur Banten tarik semua investasi besar juga di Banten,” ucapnya.

Menurutnya, Gubernur Banten harus berani meningkatkan pendapatan daerah dari pajak penghasilan pekerja di berbagai sektor industri yang ada di provinsi ini. Wardiasmo sendiri menyadari untuk menarik investor menempatkan seluruh investasinya termasuk keberadaan kantor pusat di Banten tidak mudah.

"Setidaknya pemerintah daerah bisa menyerap lebih banyak PPh orang pribadi masuk Banten, karena selama ini mengalir ke DKI," jelasnya.

NASIONAL
Bukan Jumat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Sabtu 21 Maret

Bukan Jumat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada Sabtu 21 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:04

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

BANDARA
5.000 Armada Angkutan Online Bandara Soekarno-Hatta Ditempel Flyer Nomor Darurat 110

5.000 Armada Angkutan Online Bandara Soekarno-Hatta Ditempel Flyer Nomor Darurat 110

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:59

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026 yang bertepatan dengan Ramadan 1447 H, Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan langkah progresif untuk menjamin keamanan pengguna jasa.

TEKNO
Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Aplikasi Trading PINTU Buka Layanan VIP, Tawarkan 6 Keunggulan Ekskuslif

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:25

PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), resmi meluncurkan Pintu VIP.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill