Connect With Us

IJTI Banten Tolak Ikuti Lomba Foto Mabes TNI

Denny Bagus Irawan | Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:00

Aimaranio Ketua IJTI Banten. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Sikap tegas disampaikan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Banten atas kekerasan yang terjadi terhadap jurnalis MNC TV Andri Safrin, Aray Agus wartawan Tribun Medan, karena menjadi korban kekerasan oleh petugas TNI di Sumatera Utara pada 17 Juli 2016.

“Perihal diadakannya lomba foto dan video oleh Puspen TNI, kami yang tergabung dalam organisasi profesi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia Pengurus daerah Banten, menyatakan menolak berpartisipasi dalam lomba foto & video dalam rangka HUT ke-71 TNI 2016,” ujar Aimarani, Ketua IJTI Provinsi Banten.  

Menurut Aimar, korban kekerasan tersebut diinjak-injak dan dirampas peralatannya oleh anggota TNI angkatan udara di Medan . Tindakan arogansi aparat seperti ini harus dicegah dan dilawan.

“Pelaku wajib diberi tindakan hukum seberat beratnya,” tukasnya.

Atas tindakan maunya sendiri tersebut, IJTI Banten  memberi pernyataan sikap, meminta adanya pegakan hukum dan menangkap serta mengadili pelaku penganiayaan terhadap jurnalis.

“Kami mendesak Mabes TNI AU pelaku dan atasannya di lapangan. Kembalikan peran TNI sebagai alat pertahanan Negara dengan menjaga tapal perbatasan bukan menjadi musuh rakyat,” tuturnya.

Dia juga berharap IJTI pusat dan dewan pers dan Komnas HAM Jakarta mengawal terus kasus kekerasan tersebut hingga pelaku dihukum berat.

 

BISNIS
IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

IHSG Anjlok 4,31 Persen, Indonesia Terancam Jadi Setara Zimbabwe

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:37

IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. 

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill