Connect With Us

Rano Karno tak sangka menang melawan Dinasti Atut

Denny Bagus Irawan | Kamis, 16 Februari 2017 | 18:00

Rano Karno bersama Embay Mulya Syarif mampu merontokkan dominasi dinasti Atut. (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)

TANGERANGNews.com-Rano Karno calon gubernur Banten mengaku tidak menyangka dirinya bersama Embay Mulya Syarif mampu merontokkan dominasi dinasti Atut.

"Empat kepala daerah (Banten) kita tahu sendiri dipimpin siapa? Dengan posisi masih fifty-fifty. Tujuh partai melawan tiga partai, kita dikeroyok. Tapi posisi kita sampai dengan saat ini masih sama-sama berpeluang," terang Rano, Kamis (16/2/2017).

Rano juga menyatakan, pihaknya sama sekali tidak khawatir dengan apa yang disampaikan lembaga survei. "Setelah mereka mengumumkan bahwa tidak ada yang boleh mendeklarasikan karena ada margin off error 1%. Itu membuat kami biasa saja," tuturnya.

Dirinya tak mau larut dalam perayaan seperti yang dilakukan oleh lawannya Wahidin Halim - Andika Hazrumy. Sebab, kata dia, hal itu tidak perlu dilakukan mengingat prosentase yang masih terbilang rawan. "Kalau kita seperti mereka. (memberikan statemen kemenangan).  Terus nanti KPU enggak tahunya berbeda, kan enggak enak. Lebih baik sujud syukurnya setelah ketuk palu di KPU," terangnya.


Rano mengaku memiliki pengetahuan cara keluarga Atut bermain Pilkada. Karenanya, kata dia, dirinya bersama Embay begitu tenang saat ini. "Kami bukan tidak mengakui kekalahan. Tetapi harus menerima semua pihak bahwa ini belum ada yang bisa dideklarasikan siapa pun. Itu yang bicara lembaga survei loh," jelasnya.

BANTEN
 Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Tembus 7 Ribu Orang, Banten Peringkat Kedua PHK Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:37

Provinsi Banten menjadi wilayah dengan angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang cukup memprihatinkan sepanjang Januari hingga September 2026.

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill