Connect With Us

Kepala Desa Termuda Provinsi Banten Hadiri Upacara Kemerdekaan di Istana Negara

Muhamad Heru | Minggu, 20 Agustus 2017 | 21:00

Umaidi (Bob) Kepala Desa Ranca Kelapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang Berpose bersama Jenderal dari Kepolisian, pada Upacara Kemerdekaan Hut RI ke 72 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (17/8/2017). (@TangerangNews2017 / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Upacara HUT kemerdekaan RI ke-72 tampak berbeda dengan banyaknya tamu undangan mengenakan pakaian adat tradisonal dari seluruh Indonesia. Tidak hanya tamu undangan, Presiden, Wakil Presiden dan para menteri pun mengenakan pakaian adat.

Tampak meriah dan semarak upacara kemerdekaan saat ini dengan banyaknya dihadiri kalangan masyarakat dari berbagai kalangan. Diantaranya pedagang petani, buruh, pemuda, mahasiswa dan lain sebagainya.

Hadir pula Posko Relawan Rakyat Indonesia (Posraya Indonesia) merupakan Organisasi relawan Presiden Jokowi yang tetap konsisnten berada di barisan rakyat dalam mengawal dan menginformasikan kebijakan-kebijakan pemerintah kepada rakyat banyak.

istana

Ketua DPD Posraya Indonesia Banten, Sachrudin Blake mengatakan, kemerdekaan merupakan semangat baru untuk pemuda dan seluruh rakyat Indonesia dalam mengisi kehidupan bernegara dan berbangsa dengan kerja-kerja dan Kerja bersama.

“Sebagai rakyat kita perlu kerja bersama untuk sebuah perubahan rakyat, Presiden kerja, rakyat kerja dalam sebuah kerja bersama,” kata Ketua DPD  Posraya Indonesia Banten, Sachrudin Blake di Istana, Jakarta.

Umaidi (Bob) Kepala Desa Ranca Kelapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan merasa bangga bisa menghadiri Upacara penurunan Bendera Kemerdekaan Hut RI ke 72 di Istana Negara.

"Saya juga bangga atas kepemimpinan Jokowi, pemerintah peduli terhadap pembangunan desa dengan dianggarkannya dana desa. Semoga pak jokowi amanah dalam menjalankan program - programnya dan selalu memperhatikan rakyat kecil terutama rakyat di Banten." ungkap Umaidi (Bob) Kepala Desa termuda se-Provinsi Banten.(RAZ)

KAB. TANGERANG
Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sepakat Damai, Polisi Terlibat Ricuh saat Turnamen Sepakbola di Solear Tidak Dikenai Sanksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:08

Polisi yang terlibat kericuhan pada saat turnamen Pekan Olahraga antar Pegawai (POP) yang mempertemukan tim dari Polresta Tangerang dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) tak dikenai sanksi.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

NASIONAL
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Pascagempa M7,7, Satu Penyulang Masih Gangguan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:02

PT PLN (Persero) mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa bumi berkekuatan M7,7 terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pagi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill