Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Upacara HUT kemerdekaan RI ke-72 tampak berbeda dengan banyaknya tamu undangan mengenakan pakaian adat tradisonal dari seluruh Indonesia. Tidak hanya tamu undangan, Presiden, Wakil Presiden dan para menteri pun mengenakan pakaian adat.
Tampak meriah dan semarak upacara kemerdekaan saat ini dengan banyaknya dihadiri kalangan masyarakat dari berbagai kalangan. Diantaranya pedagang petani, buruh, pemuda, mahasiswa dan lain sebagainya.
Hadir pula Posko Relawan Rakyat Indonesia (Posraya Indonesia) merupakan Organisasi relawan Presiden Jokowi yang tetap konsisnten berada di barisan rakyat dalam mengawal dan menginformasikan kebijakan-kebijakan pemerintah kepada rakyat banyak.

Ketua DPD Posraya Indonesia Banten, Sachrudin Blake mengatakan, kemerdekaan merupakan semangat baru untuk pemuda dan seluruh rakyat Indonesia dalam mengisi kehidupan bernegara dan berbangsa dengan kerja-kerja dan Kerja bersama.
“Sebagai rakyat kita perlu kerja bersama untuk sebuah perubahan rakyat, Presiden kerja, rakyat kerja dalam sebuah kerja bersama,” kata Ketua DPD Posraya Indonesia Banten, Sachrudin Blake di Istana, Jakarta.
Umaidi (Bob) Kepala Desa Ranca Kelapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan merasa bangga bisa menghadiri Upacara penurunan Bendera Kemerdekaan Hut RI ke 72 di Istana Negara.
"Saya juga bangga atas kepemimpinan Jokowi, pemerintah peduli terhadap pembangunan desa dengan dianggarkannya dana desa. Semoga pak jokowi amanah dalam menjalankan program - programnya dan selalu memperhatikan rakyat kecil terutama rakyat di Banten." ungkap Umaidi (Bob) Kepala Desa termuda se-Provinsi Banten.(RAZ)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat jumlah pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) terus bertambah. Hingga Juni 2026, total pekerja yang terdampak PHK telah mencapai sekitar 43.000 orang.
Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews