Connect With Us

MMS Survei Tol Tangerang-Merak Transaksi 100% Non Tunai

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 September 2017 | 12:00

Tol Tangerang-Merak. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pengelola jalan bebas hambatan, tol Tangerang-Merak yakni PT Marga Mandalasakti (MMS) tengah melakukan survei kepada pengguna jalan tol mereka.

Survei yang diminta terkait akan diterapkannya transaksi non tunai 100% di jalan Tol Tangerang-Merak.

BACA JUGA : Diskon 10% Untuk Transaksi Elektronik di Tol Tangerang-Merak

Hal itu menyusul Bank Indonesia dan Kementerian PUPR akan menerapkan transaksi elektronik 100% pada jalan tol mulai bulan Oktober 2017.

Penerapan ini akan dilakukan di seluruh ruas tol di Indonesia, termasuk Ruas Tol Tangerang-Merak yang di kelola oleh ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak atau MMS.

BACA JUGA: MMS Ajari Siswa SD Aman Berlalu Lintas

Seluruh gardu di ruas Tol Tangerang-Merak hanya melayani transaksi non tunai, baik melalui Gardu Tol Otomatis (GTO) maupun gardu reguler.

Bagaiaman pendapat Anda ?

TANGSEL
Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Wanita Muda Terjebak di Dalam Daycare Ciputat, Diduga Dikunci Orang Tak Dikenal

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:04

Seorang perempuan berinisial ESI, 23, dievakuasi dari di dalam sebuah daycare di wilayah Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsl), Senin 20 Juli 2026 malam. Korban diduga terjebak akibat dikunci dari luar oleh orang tak dikenal.

TEKNO
RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

RS Mandaya Datangkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Berteknologi Tinggi dengan Empat Lengan 

Senin, 20 Juli 2026 | 10:15

RS Mandaya Royal Puri resmi menghadirkan robot bedah Da Vinci Xi, teknologi kesehatan terbaru yang diklaim mampu meningkatkan presisi operasi sekaligus mengurangi kebutuhan tindakan bedah dengan sayatan besar.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill