Connect With Us

Pencarian Korban Tsunami Terus Dilakukan di Tanjung Lesung

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 29 Desember 2018 | 13:18

Tim relawan dari Posko Utama Cikadu terus mencari korban tsunami di Pantai Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Sabtu (20/12/2018).. (TangerangNews/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Setelah tujuh hari pasca peristiwa tsunami Selat Sunda, para relawan masih melakukan pencarian korban.

Satu tim relawan yang berasal dari Posko Utama Cikadu tersebut melakukan penyisiran di Pantai Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Sabtu (20/12/2018).

Dalam kegiatan penyisiran, tim yang terdiri dari 40 orang relawan ini dibekali alat pelindung diri, juga didampingi tim kesehatan.

Tim relawan dari Posko Utama Cikadu terus mencari korban tsunami di Pantai Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Sabtu (20/12/2018).

Berdasarkan pantauan TangerangNews, ombak air laut cukup bersahabat. Sementara angin terasa cukup kencang dan hujan pun turun meski sesaat.

Kepala Posko Utama Cikadu Jaja mengatakan, penyisiran dilakukan untuk mencari korban akibat tsunami.

Menurutnya, pada hari ketujuh pasca peristiwa tsunami ini para relawan masih harus bekerja keras meskipun tenaga telah terkuras.

"Ini hari ketujuh merupakan hari yang melelahkan karena beberapa hari sebelumnya tenaga kita telah terkuras. Tapi teman-teman harus tetap semangat pencarian korban," ujar Jaja.

Jaja mengatakan, tak sedikit masyarakat yang menginformasikan dugaan penemuan korban meninggal. Selain itu, pencarian dilakukan karena beberapa orang masih dinyatakan hilang.

"Semoga pencarian membuahkan hasil," ucapnya.

Berdasarkan catatan Basarnas, hingga Jumat siang, 9 orang masih dinyatakan hilang, dan korban meninggal ditemukan sebanyak 424, korban luka sebanyak 1.041 orang.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

KAB. TANGERANG
Atasi Efek Kenaikan Pertamax, Pemkab Tangerang Wacanakan Keringanan Kredit hingga Hapus Bunga untuk UMKM

Atasi Efek Kenaikan Pertamax, Pemkab Tangerang Wacanakan Keringanan Kredit hingga Hapus Bunga untuk UMKM

Rabu, 17 Juni 2026 | 22:43

Menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, kini sedang menyusun langkah-langkah strategis, demi meredam dampak sosial-ekonomi yang mungkin timbul di kalangan masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill