Connect With Us

Bertemu Direksi PT Krakatau Posco, Pengusaha Cilegon Capai Kesepakatan

Muhamad Ikbal | Senin, 7 Oktober 2019 | 21:56

Jajaran PT Krakarau Posco saat berdiskusi dengan para pengusaha lokal Cilegon yang mengatasnamakan Jaringan Pengusaha Ring 1 (Japr1). (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com-Pengusaha lokal Cilegon yang mengatasnamakan Jaringan Pengusaha Ring 1 (Japr1) yang menuntut PT Krakatau Posco tak memonopoli usaha akhirnya bertemu. Beberapa kesepakatan ditempuh melalui jalur mediasi.

Para pengusaha lokal tersebut awalnya mengancam akan melakukan demonstrasi terkait dugaan monopoli usaha yang dilakukan pihak perusahaan. Mereka menilai perusahaan tersebut menganakemaskan perusahaan asal Korea dan mengadu domba pengusaha lokal.

Jajaran PT Krakarau Posco saat berdiskusi dengan para pengusaha lokal Cilegon yang mengatasnamakan Jaringan Pengusaha Ring 1 (Japr1).

Pihak perusahaan bersepakat akan menindaklanjuti tuntutan para pengusaha lokal tersebut. PT Krakarau Posco akan melakukan sinergitas peluang usaha bagi pengusaha lokal sebagai bentuk keberpihakan.

"Telah ditetapkan tim komunikasi yang terdiri dari personel kedua belah agar bisa menindak lanjuti isu terkait peluang usaha yang ada," kata perwakilan Japr1, Tatang Tarmidzi, Senin (7/10/2019).

Baca Juga :

Sementara, terkait adanya tenaga kerja asing di PT KP yang bermasalah dengan izin tinggal dan masalah keimigrasian lainnya. Pihak perusahaan bertekad akan membereskan hal tersebut. 

"Terkait adanya dugaan tenaga kerja asing yang bermasalah izin tinggal dan masalah keimigrasian semua yang hadir bersepakat akan menindak lanjuti sesuai dengan koridor hukum yang berlaku jika perlu di blow up seluas-seluasnya," kata dia.(RMI/HRU)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Swiss-Belhotel Serpong Gandeng Datik Batik, Buka Peluang UMKM Kenalkan Karya ke Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:22

Swiss-Belhotel Serpong dan Swiss-Belcourt Serpong berkolaborasi dengan Datik Batik menggelar kegiatan peringatan Hari Batik Nasional pada Kamis, 15 Oktober 2026.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill