Imbas Konflik Timur Tengah, Stok BBM di Indonesia Sisa 20 Hari
Rabu, 4 Maret 2026 | 08:23
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih mencukupi untuk 20 hari ke depan.
Serang - Nelayan di Pangsoran, Bojonegara, Kabupaten Serang menolak reklamasi di kawasan industri terpadu Wilmar. Mereka takut mata pencaharian berkurang akibat reklamasi.
Reklamasi rencananya dilakukan di wilayah industri terpadu sepanjang 2,5 km. Reklamasi rencananya mendekati pulau Kambing yang merupakan wilayah tangkapan nelayan.
"Rencana itu sekitar 2,5 km yang mau bikin jetty, itu di luar reklamasi, kalau reklamasinya saya belum terlalu mengetahui, tapi dari darat ke laut sudah ada alat berat yang siap mereklamasi," kata Koordinator Nelayan Pangsoran, Sarkani kepada wartawan, Rabu (9/10/2019).
Nelayan menilai, reklamasi itu tidak melalui musyawarah dan sosialisasi kepada masyarakat. Padahal, kata Sarkani, wilayah reklamasi berdekatan dengan wilayah tangkapan nelayan.
Para nelayan yang hendak menangkap ikan di wilayah tersebut kesulitan, mereka kerap diusir petugas setempat saat mendekati kawasan reklamasi.
"Banyak sekali imbasnya, aksesnya mata pencaharian nelayan juga di situ, artinya masyarakat nelayan kecil itu mengambil ikan di situ ketika terjadi reklamasi sulit mencari ikan itu," ucapnya.
Nelayan meminta agar pihak perusahaan bermusyawarah dengan nelayan setempat. Imbas dari reklamasi jangan sampai mengganggu aktivitas nelayan yang setiap hari mencari ikan di dekat wilayah reklamasi.(RMI/HRU)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih mencukupi untuk 20 hari ke depan.
TODAY TAGDinas Kesehatan (Dinas) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan monitoring dan pengawasan terhadap keamanan pangan hidangan buka puasa atau takjil di sejumlah titik strategis di Kota Tangsel.
Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia Try Sutrisno wafat pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD), Jakarta.
Kasus campak di Kota Tangerang mengalami peningkatan sejak akhir 2025 hingga awal 2026. Tren kenaikan tersebut terpantau cukup signifikan dan masih fluktuatif setiap minggunya, dengan jumlah kasus mencapai ratusan setiap bulan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews