Connect With Us

Nelayan Bojonegara Tolak Reklamasi di Kawasan Industri Wilmar

Muhamad Ikbal | Rabu, 9 Oktober 2019 | 17:01

Koordinator Nelayan Pangsoran, Sarkani saat diwawancarai awak media. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

Serang - Nelayan di Pangsoran, Bojonegara, Kabupaten Serang menolak reklamasi di kawasan industri terpadu Wilmar. Mereka takut mata pencaharian berkurang akibat reklamasi.

Reklamasi rencananya dilakukan di wilayah industri terpadu sepanjang 2,5 km. Reklamasi rencananya mendekati pulau Kambing yang merupakan wilayah tangkapan nelayan.

"Rencana itu sekitar 2,5 km yang mau bikin jetty, itu di luar reklamasi, kalau reklamasinya saya belum terlalu mengetahui, tapi dari darat ke laut sudah ada alat berat yang siap mereklamasi," kata Koordinator Nelayan Pangsoran, Sarkani kepada wartawan, Rabu (9/10/2019).

Nelayan menilai, reklamasi itu tidak melalui musyawarah dan sosialisasi kepada masyarakat. Padahal, kata Sarkani, wilayah reklamasi berdekatan dengan wilayah tangkapan nelayan.

Para nelayan yang hendak menangkap ikan di wilayah tersebut kesulitan, mereka kerap diusir petugas setempat saat mendekati kawasan reklamasi.

"Banyak sekali imbasnya, aksesnya mata pencaharian nelayan juga di situ, artinya masyarakat nelayan kecil itu mengambil ikan di situ ketika terjadi reklamasi sulit mencari ikan itu," ucapnya.

Nelayan meminta agar pihak perusahaan bermusyawarah dengan nelayan setempat. Imbas dari reklamasi jangan sampai mengganggu aktivitas nelayan yang setiap hari mencari ikan di dekat wilayah reklamasi.(RMI/HRU)

BANTEN
Pemprov Banten Usulkan Perampingan Dinas PUPR dan Perkim agar Gampang Eksekusi Program

Pemprov Banten Usulkan Perampingan Dinas PUPR dan Perkim agar Gampang Eksekusi Program

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:46

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mengusulkan perampingan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

KAB. TANGERANG
Rupiah Melemah, Pemkab Tangerang Waspadai Potensi PHK Massal

Rupiah Melemah, Pemkab Tangerang Waspadai Potensi PHK Massal

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mewaspadai potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang diakibatkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

KOTA TANGERANG
Minta Warga Jangan Takut, Wali Kota Tangerang Sebut Pocong Takut dengan Lampu

Minta Warga Jangan Takut, Wali Kota Tangerang Sebut Pocong Takut dengan Lampu

Kamis, 21 Mei 2026 | 20:45

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun terprovokasi isu kemunculan pocong jadi-jadian yang belakangan ramai dibicarakan warga di sejumlah wilayah Kota Tangerang.

BISNIS
Pertama di Tangerang, FBC Clinic Hadirkan Teknologi XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Pertama di Tangerang, FBC Clinic Hadirkan Teknologi XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Rabu, 20 Mei 2026 | 19:26

FBC Aesthetic and Revitalization Center, klinik estetika premium di Gading Serpong, Tangerang, meluncurkan XERF by Cynosure Lutronic, sebuah teknologi pengencangan (skin tightening) dan pengangkatan kulit (skin lifting) generasi terbaru.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill