Connect With Us

Jakarta-Banten Tanpa Tol, Jokowi Sebut Bisa Tua di Jalan

Rachman Deniansyah | Jumat, 6 Desember 2019 | 20:08

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama rombongannya saat meresmikan jalan Tol Kunciran-Serpong di Pintu Tol Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat (6/12/2019). (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Presiden Republik Indonesia Joko Widodo baru saja meresmikan jalan Tol Kunciran-Serpong di Pintu Tol Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (6/12/2019).

Saat peresmian itu, orang nomor satu di Indonesia itu memaparkan pentingnya pembangunan tol di Indonesia. 

Tol Kunciran-Serpong.

Tol Kunciran-Serpong.

"Banyak yang bertanya ke saya, 'Pak Presiden, kenapa kita bangun jalan tol ini?'. Saya jawab,  pertama, jalan tol ini akan mempercepat dan memperlancar konektivitas Banten ke Jakarta," ungkap Jokowi kepada wartawan.

Sebab, jika tanpa tol, mobilitas seseorang akan menjadi rendah. Khususnya dari Jakarta ke Banten atau sebaliknya. 

"Bisa tua di jalan, karena macet," imbuhnya.

Baca Juga :

Kondisi demikian menurutnya dapat menimbulkan banyak kerugian. 

"Banyak sekali, mulai dari sisi waktu yang terbuang di jalan, maka semakin banyak biaya yang kita keluarkan untuk biaya jalan," terangnya. 

Dikatakan Jokowi, padahal di era persaingan antar negara ini, waktu sangat menentukan. 

"Sangat sengit. Kecepatan akan sangat menentukan. Yang cepat akan mengalahkan yang lambat," pungkasnya.(RMI/HRU)

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill