Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com-Kepala Korps Polairud Mabes Polri Irjen Lotharia Latif memerintahkan jajaran di bawahnya untuk mewaspadai aktivitas di pelabuhan rakyat di Indonesia. Pelabuhan kecil biasanya lepas dari pengamatan saat libur Natal dan tahun baru (Nataru) maupun arus mudik Lebaran.
"Kita mewaspadai tempat-tempat pelabuhan penyeberangan baik itu pelabuhan resmi atau justru pelabuhan rakyat, pelabuhan-pelabuhan kecil," kata Latif di Mako Ditpolairud Polda Banten, Selasa (17/12/2019).
Ditpolairud di seluruh Polda diminta untuk mengecek ke lapangan terkait kondisi pelabuhan rakyat. Hal tersebut mengingat pelabuhan rakyat biasanya ramai digunakan oleh masyarakat yang pulang kampung saat libur Nataru.
"Saya sudah perintahkan kemarin kepada seluruh Ditpolairud Polda untuk memetakan dan langsung cek di lapangan bersama dengan stakeholder yang ada di sana," ujarnya.
Sejauh ini, lanjut Latif, Korps Polairud sudah menggelar pasukan untuk pengamanan libur Natal dan tahun baru. Kapal personel Polairud siap digerakkan untuk mengamankan arus mudik Nataru.
"Itu berbeda-beda (jumlah personel) di masing-masing Polda, kita sendiri di Mabes Polri ada penguatan wilayah BKO kapal kita, heli kita, pesawat udara kita. Kekuatan yang kita miliki kita berikan penuh kepada pelayanan masyarakat," kata dia.(MRI/RGI)
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGPemerintah resmi menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk RUU PPRT kepada DPR RI pada Senin, 20 April 2026.
Masyarakat yang sedang mencari hunian atau peluang investasi properti kini punya kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan dari Paramount Land melalui ajang Paramount Land Big Exhibition 2026.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews