Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 28 Tenaga medis RS Krakatau Medika (RSKM) akhirnya dipulangkan setelah 14 hari menjalani isolasi. Pihak rumah sakit memutuskan untuk memulangkan para tenaga medis karena negatif Corona.
Pemulangan tenaga medis RS Krakatau Medika dilakukan berbarengan dengan peringatan hari perawat sedunia pada Selasa (12/5/2020). Tenaga medis itu diisolasi setelah diketahui kontak langsung dengan pasien positif pertama di Cilegon. Pihak rumah sakit memutuskan untuk memulangkan mereka karena sudah dipastikan sehat.
"Mereka pejuang COVID-19 ini sebagai garda terdepan menghadapi wabah pandemi ini perlu mendapat dukungan dari seluruh pihak dari Dinkes serta ketua RT/RW masyarakat setempat sekitar tempat karantina dan tentu saja seluruh manajemen RSKM menyambut gembira kepada para peserta isolaso untuk kembali ke tengah-tengah keluarganya," kata Direktur Utama RSKM Didiek Sugeng Kuraniadi di Cilegon, Rabu (13/5/2020).

Tenaga medis di RSKM sebelumnya diisolasi di mess PT Krakatau Steel. Mereka terus dipantau perkembangannya oleh pihak rumah sakit selama masa isolasi.
Pascaisolasi berakhir, para tenaga medis itu nantinya lanjut bekerja di RSKM untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah pandemi.(RMI/HRU)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGMendengar diagnosis kanker payudara stadium lanjut kerap memicu kepanikan, rasa sedih, hingga perasaan putus asa pada pasien dan keluarga. Kondisi ini sering kali dianggap sebagai garis akhir karena penyakit dinilai sudah sulit disembuhkan.
Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews