Connect With Us

Bantuan Mulai Berdatangan ke Warga Terdampak Banjir & COVID-19 Cilegon

Mohamad Romli | Rabu, 6 Mei 2020 | 15:49

Warga Cilegon korban banjir & terdampak COVID-19 menerima bantuan sembako, Rabu (6/5/2020). (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 membuat banyak warga kehilangan pekerjaan. Di tengah pandemi, banjir melanda Cilegon dan merendam ratusan rumah.

Berbagai lapisan masyarakat mulai bahu membahu membantu meringankan beban sesama saudara. Bantuan sembako hingga uang tunai mulai disalurkan ke warga terdampak COVID-19 dan korban banjir.

Pemerintah Kota Cilegon mulai menyalurkan bantuan sosial ke warga terdampak banjir. Mereka yang terdampak mulai dari tukang ojek-sopir angkot.

"Data dari OPD (organisasi perangkat daerah) kan mereka terdampak COVID-19, ojeknya enggak laku, angkotnya sepi," kata Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi, Rabu (6/5/2020).

Pemkot menyalurkan bantuan perdana kepada 8.737 warga terdampak sesuai data yang dimiliki Dinas Sosial. Paket bantuan lainnya menyusul apabila bantuan dari Pemprov Banten sudah turun.

Warga Cilegon korban banjir & terdampak COVID-19 menerima bantuan sembako, Rabu (6/5/2020).

Di sisi lain, salah satu pengusaha di Cilegon mengeluarkan dana CSR untuk membantu warga terdampak banjir dan COVID-19 di Pabuaran, Kelurahan Rawa Arum, Cilegon. 145 paket sembako diserahkan ke Ketua Paguyuban RW 05 untuk disalurkan ke warga.

"Mudah-mudahan bisa berkelanjutan, ini dana CSR dari perusahaan. Kedua dan ketiga akan dilakukan juga cuma enggak sebanyak ini," kata Direktur Utama PT Insing Dwi Perkasa, Husen Saidan.

Di wilayah itu, bantuan dari pemerintah belum sampai ke tangan warga, sejak pandemi COVID-19 mengurangi pendapatan warga terdampak.

"Dari pemerintah belum ada kucuran sama sekali," kata Susilo, Ketua Paguyuban RW 05. (RMI/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill