Connect With Us

8 Kecamatan di Cilegon Diterjang Banjir

Mohamad Romli | Senin, 4 Mei 2020 | 19:13

Banjir melanda delapan kecamatan di Kota Cilegon, Senin (4/5/2020). (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Cilegon memicu terjadinya banjir di delapan kecamatan, Senin (4/5/2020). Hujan mengguyur kota baja tersebut sejak pukul 10.00 WIB.

Informasi yang dihimpun TangerangNews, wilayah terparah dalam peristiwa tersebut melanda Kecamatan Grogrol dan Pulomerak. Bahkan, sejumlah mobil hanyut terbawa arus banjir, dan ratusan rumah terendam.

Banjir melanda delapan kecamatan di Kota Cilegon, Senin (4/5/2020).

"Dari semalam banjir, tadi pagi hujan lagi nambah banjir. Di sini (Grogol) tingginya sedada orang dewasa," kata salah seorang warga, Samsul kepada wartawan, Senin (4/5/2020).

BPBD dan Basarnas Banten turun tangan mengevakuasi warga yang terjebak banjir. Tim SAR mengutamakan lansia dan balita untuk dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Banjir melanda delapan kecamatan di Kota Cilegon, Senin (4/5/2020).

"Kita evakuasi utamanya lansia dan balita, di perumahan Puri Krakatau Hijau ada sekitar 25 orang yang kita evakuasi," kata Kasubsi Ops Basarnas Banten, Heru Amir.

Tim SAR menyiagkan tim dan masih menyisir lokasi banjir yang belum terjamah. Beberapa lokasi yang diterjang banjir masih sulit diakses. (RMI/RAC)

NASIONAL
Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Srikandi PLN Jangkau 1.422 Pelajar dan Mahasiswa Lewat Program Edukasi Energi

Selasa, 8 September 2026 | 08:20

Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.

BISNIS
Pembiayaan Otomotif Tumbuh 44 Persen, Bank Danamon Diganjar Penghargaan

Pembiayaan Otomotif Tumbuh 44 Persen, Bank Danamon Diganjar Penghargaan

Senin, 7 September 2026 | 20:50

PT Bank Danamon Indonesia Tbk mencatatkan pertumbuhan pembiayaan otomotif sebesar 44 persen pada tahun fiskal 2025 dibandingkan tahun fiskal 2024.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill