Connect With Us

Gubernur Banten Akan "Bunuh" Calo PPDB

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 9 Juli 2020 | 19:53

Gubernur Banten Wahidin Halim. (TangerangNews.com / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com–Gubernur Banten Wahidin Halim mengaku akan "membunuh" oknum calo jika ketahuan beraksi dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB). 

"Kalau calo saya bunuh saja," ujarnya saat ditemui di Hotel Istana Nelayan, Kebon Nanas, Kota Tangerang, Kamis (9/7/2020).

Namun, dikatakan pria yang akrab disapa WH ini, dibunuh yang dimaksud adalah mematikan karir oknum calo tersebut. 

"Jadi kalau ditemukan, karirnya yang dibunuh," ungkap WH. 

WH mengaku sejauh ini belum menerima pelaporan adanya kecurangan atau jual beli bangku dalam pelaksanaan PPDB. 

"Sejauh ini belum (ada)," katanya.

Menurutnya, pelaksanaan PPDB SMA di Banten juga belum ditemukan adanya kendala yang berarti. Sejauh ini, kata dia, masih lancar. 

"Belum ada kendala juga," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill