Connect With Us

Manfaatkan Teknologi, Ini Cara Infaq di PW Muhammadiyah Banten

Achmad Irfan Fauzi | Minggu, 6 Juni 2021 | 16:32

Anggota IPM Kota Tangerang, Zulfah Hasanah. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Ternyata Muhammadiyah khususnya Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Banten sangat memanfaatkan teknologi bagi kegiatan dakwahnya. 

Tidak terkecuali dalam menghimpun dana warga atau anggota Muhammadiyah, dengan menggunakan sistem pembayaran yang bekerja sama dengan Jaringan IDN, dimana memanfaatkan sistem ICT (Information and Communication of Technology). 

"Semua infaq yang masuk akan tercatat rapih dan terekap otomatis oleh sistem, sehingga memudahkan dalam pelaporan yang mengacu pada prinsip transparansi dan akuntable," ujar Ketua Pengelola Dana Pembangunan Gedung PWM Banten Ahmad Amarullah, Minggu 6 Juni 2021.

Dengan sistem ini, pengelola infaq tidak harus repot-repot mendatangi dan mencatat pembayaran setiap anggota atau simpatisan Muhammadiyah. Sekarang yang ingin berinfaq akan dibuat mudah dan tidak perlu menunggu petugas. 

Mereka diberi kebebasan membayar infaq, yaitu bisa melalui transfer Bank, via ATM bahkan dapat membayarnya di minimarket seperti Alfamart. 

Yang menarik adalah cara membayar melalui minimarket Alfamart, tidak harus memiliki rekening dan atm, tidak harus juga besar nilainya. 

Struk pembayaran.

Sangat cocok buat anak- anak untuk melatih mereka berinfaq dimulai dari nilainya yang kecil, misal Rp10.000,-/bln.

Ini sudah dirasakan mudahnya berinfak melalui alfamart, salah satunya yang dialami oleh anggota IPM Kota Tangerang, Zulfah Hasanah. 

Dede, panggilan akrab Zulfah menceritakan ketika dia sedang mengikuti acara weekand bersama keluarga ke Cianjur. 

Suatu ketika kendaraan mampir di Alfamart daerah Mande-Cianjur untik membeli perlengkapan dan makanan kecil. 

Dede kebetulan dapat kiriman link dari jaringan IDN semacam tagihan infak melalui aplikasi Whats app (WA). 

 

Ketika akan bertransaksi di kasir alfamart sekalian membayar infaqnya cukup dengan menyebutkan nomor pembayaran jaringan IDN yang diterima via WA-nya. 

"Teller langsung menginput nomor, dan memvalidasi atau mencocokkannya dengan menanyakan, apakah mba' bernama Zulfah Hasanah? Setelah dinyatakan clear transaksi dijalankan, dan langsung dapat bukti pembayarannya seperti ini," katanya. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

KAB. TANGERANG
Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill