Connect With Us

Diduga Pembakar KA Rangkasbitung Ditangkap

| Jumat, 15 Oktober 2010 | 19:27

Gerbong kereta api terbakar. (detik / detikfoto)

TANGERANGNEWS-Polisi berhasil menagkap EO, satu dari dua orang yang diduga pelaku pembakaran 21 gerbong Kereta Api pada Kamis (14/10) pukul 22.00 WIB, kemarin.
 
EO berhasil ditangkap oleh anggota Polres Lebak, di tempat persembunyianya di daerah Panjang, Lampung Selatan, Bandar Lampung. Dari informasi yang dihimpun, setelah melakukan pengejaran sejak Senin (11/10) anggota Intel dan Buser Polres Lebak, akhirnya berhasil menangkap EO di tempat persembunyiannya di Bandar Lampung.
 
 Saat melakukan penyergapan, EO langsung menyerahkan diri kepada anggota Polres Lebak tanpa melakukan perlawanan. Kapolres Lebak AKBP Widoni Fedri mengatakan, dirinya telah menangakap satu dari dua orang yang diduga pelaku pembakaran kereta tersebut. “Tapi kami belum menetapkan EO sebagai tersangka, sebab saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk menentukan apakah EO sebagai pelaku atau bukan,” ujar AKBP Widoni.

AKBP Widoni juga mengatakan masih terus melakukan pengejaran terhadap satu orang yang diduga pelaku pembakaran lainya dengan inisial TP. “Untuk TP masih terus kami kejar,” ujar dia.
Untuk membuktikan apakah EO adalah pelaku pembakaran atau bukan, anggota Polres, kemarin pagi kembali menghadirkan Nur  seorang saksi mata ke lokasi kejadian pembakaran 21 gerbong kereta api di Stasiun Rangkasbitung.
 
Nur kembali diminta menunjukan kronologis pembakaran gerbong kereta yang diduga dilakukan oleh para pelaku pada Senin (11/10) dini hari lalu. Sementara itu, Kepala Stasiun Rangkasbitung Suratman mengatakan, belum dievakuasinya gerbong yang terbakar tersebut telah menggangu jadawal perjalanan Kereta Api dari Stasiun Rangkasbitung. Sebab saat ini, Stasiun Rangkasbitung hanya bisa menyimpan dua rangkaian gerbong kereta api dari 5 rangkayan gerbong yang ada. “Tempat penyimpananya saat ini masih digunakan oleh gerbong yang terbakar,” ujar Suratman.(dira)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

TEKNO
Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Sikapi Ketidakpastian Ekonomi, Bibit.id: ORI029 Jadi Pilihan Investasi Aman

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:27

Pemerintah Indonesia baru saja menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel pertama di tahun 2026, yakni SBN seri ORI029 yang sudah bisa dibeli di aplikasi investasi Bibit.id, pada 26 Januari - 19 Februari 2026.

BANTEN
Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Selasa, 3 Februari 2026 | 08:52

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkenalkan Si Juhan sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Maskot ini merepresentasikan nilai, karakter, dan semangat jurnalisme yang ingin ditampilkan pada HPN 2026 di Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill