Connect With Us

Ada 44 Sekolah di Banten Masuk Klaster COVID-19

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 24 September 2021 | 13:02

Ilustrasi pelajar tatap muka. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Hasil survei Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat, 1.303 sekolah menjadi klaster COVID-19 selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Ternyata dari ribuan sekolah tersebut, 44 di antaranya berasal dari Provinsi Banten.

Data Kemendikbudristek tersebut dihimpun dari survei yang dipublikasi di situs https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/kesiapanbelajar/home/survey-ptm-dashboard-spasial, pada Kamis 23 September 2021.

Meski timbul klaster baru, Mendikbudristek Nadiem Makarim mengaku sekolah tatap muka tidak akan diberhentikan.

Pihaknya hanya akan menutup sekolah yang menjadi klaster COVID-19 saja. Selanjutnya, jika sekolah tersebut sudah aman untuk PTM terbatas, akan dibuka kembali.

"Tidak, tidak (dihentikan). PTM terbatas masih dilanjutkan, prokes harus dikuatkan dan sekolah-sekolah di mana ada situasi seperti itu harus ditutup segera sampai aman," kata Nadiem di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, seperti dilansir dari Detikcom, Jumat 24 September 2021.

Menurutnya, kegiatan PTM akan tersus dimonitor. Jika ada temuan, bukan berarti PTM-nya akan diundur. “Masih harus jalan, terbuka, tapi sekolahnya masing-masing kalau ada kasus klaster ya harus ditutup segera, memang seperti itu," kata Nadiem.

Berikut sebaran klaster COVID-19 PTM per Kamis 23 September 2021, seperti dilansir dari Detikcom:

 

  • Provinsi Jawa Barat: 150 klaster
  • Provinsi Jawa Tengah: 131 klaster
  • Provinsi Nusa Tenggara Timur: 104 klaster
  • Provinsi Sumatera Utara: 52 klaster
  • Provinsi Sumatera Barat: 51 klaster
  • Provinsi Kalimantan Barat: 50 klaster
  • Provinsi Kalimantan Tengah: 49 klaster
  • Provinsi Banten: 44 klaster
  • Provinsi Lampung: 43 klaster
  • Provinsi D.I. Yogyakarta: 41 klaster
  • Provinsi Sulawesi Selatan: 33 klaster
  • Provinsi Sumatera Selatan: 32 klaster
  • Provinsi Nusa Tenggara Barat: 32 klaster
  • Provinsi Papua: 31 klaster
  • Provinsi Aceh: 30 klaster
  • Provinsi Jambi: 30 klaster
  • Provinsi Kalimantan Selatan: 29 klaster
  • Provinsi Riau: 29 klaster
  • Provinsi D.K.I. Jakarta: 25 klaster
  • Provinsi Kalimantan Timur: 19 klaster
  • Provinsi Sulawesi Tengah: 18 klaster
  • Provinsi Kepulauan Bangka Belitung: 16 klaster
  • Provinsi Gorontalo: 15 klaster
  • Provinsi Bengkulu: 15 klaster
  • Provinsi Kepulauan Riau: 13 klaster
  • Provinsi Kalimantan Utara: 9 klaster
  • Provinsi Papua Barat: 9 klaster
  • Provinsi Bali: 9 klaster
  • Provinsi Maluku: 8 klaster
  • Provinsi Sulawesi Utara: 8 klaster
  • Provinsi Maluku Utara: 6 klaster
  • Provinsi Sulawesi Tenggara: 5 klaster
  • Provinsi Sulawesi Barat: 2 klaster
WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

NASIONAL
Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat

Sering Terbangun Malam Hari untuk Kencing? Waspada Gejala Pembesaran Prostat

Jumat, 19 Juni 2026 | 19:18

Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil kerap kali dianggap sepele dan dinilai sebagai bagian normal dari proses penuaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill