Connect With Us

Ditunda, Wali Kota Tangsel Nilai Sekolah Tatap Muka Tingkat TK & SD di Tangsel Rawan 

Rachman Deniansyah | Sabtu, 4 September 2021 | 12:50

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama wakilnya di Puspemkot Tangsel, Selasa, 24 Agustus 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sistem pembelajaran tatap muka (PTM) bagi tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), dan Sekolah Dasar (SD) di Kota Tangerang Selatan tampaknya akan ditunda. 

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie mengatakan itu saat dijumpai di Kantor UDD PMI Tangsel pada Sabtu, 4 September 2021. 

"Ya belum, ditunda. Kita baru akan menggelar PTM untuk SMP senin besok, Insya Allah," ujar Benyamin kepada TangerangNews.

Ia menerangkan, penundaan tersebut dilakukan bukanlah tanpa alasan. Kerentanan anak usia dini atas paparan COVID-19, menjadi faktor utamanya. 

Terlebih, anak berusia 12 tahun ke bawah belum dapat disuntik vaksin. 

"Karena yang sudah divaksin baru anak SMP ke atas. Untuk SD, TK dan PAUD belakangan, kita lihat perkembangannya dulu. Kalau anak-anaknya enggak mungkin divaksin," terangnya. 

Untuk itu, Benyamin meminta kepada para wali murid PAUD, TK, dan SD untuk bersabar. 

"Ya makanya saya enggak mau terburu-buru. Kita harus hati-hati. Kita punya waktu untuk melihat perkembangannya bagaimana, termasuk kesiapan lingkungan sekolahnya," imbuhnya. 

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menambahkan, pihaknya akan lebih dulu melihat proses pelaksanaan sistem sekolah tatap muka di tingkat SMP. 

Jika berhasil, maka tak menutup kemungkinan sistem serupa juga akan diterapkan bagi anak PAUD, TK, dan SD. 

"Kita uji coba dulu untuk SMP. Kalau memang berjalan lancar dan tidak ada masalah, maka segera sekolah (tatap muka) bagi PAUD dan SD bisa dibuka," tandasnya. (RED/RAC)

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill