Connect With Us

Penjual Seragam di Tangsel Sumringah Akhirnya Laku Jelang PTM

Rachman Deniansyah | Senin, 30 Agustus 2021 | 16:10

Beberapa orang tua saat membelikan pakaian sekolah anaknya. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Setelah lebih dari setahun dilanda pandemi, sistem pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Tangerang Selatan yang sudah lama dinanti akhirnya kini bakal terwujud. 

Hal itu sontak membuat para murid dan sejumlah orang tua gembira dan mulai mencari seluruh kebutuhan sekolah bagi anaknya. 

Di sisi lain, kabar gembira itu justru mendatangkan rezeki bagi para penjual seragam sekolah di pasaran. 

Seperti yang dirasakan oleh Ajis, pedagang yang sudah berjualan seragam selama bertahun-tahun di Pasar Serpong, Tangsel. 

Pasalnya, sudah lebih dari setahun lalu pendapatannya turun secara drastis seiring dengan diterapkannya pembelajaran daring. Tepatnya sejak pandemi COVID-19 mulai melanda Tangerang Selatan, Maret 2020 silam. 

"Alhamdulillah, baru dua tiga hari ini orang sudah mulai belanja (seragam). Ada peningkatan," ujar Ajis di ruko tempatnya berjualan, Senin, 30 Agustus 2021. 

Baca Juga :

Kini, pembeli mulai berdatangan memadati tokonya untuk membeli berbagai kebutuhan sekolah bagi para siswa, baik SD, SMP, ataupun SMA. 

"Macam-macam seragam. Ada yang membeli rok, celana, pramuka, baju putih. Untuk anak SD, SMP, SMA. Kalau SD biasanya kelas 3 sampai 6," tuturnya.

Hal senada, juga dirasakan oleh Lubis, sesama pedagang seragam di Plaza Ciputat, kawasan Pasar Ciputat, Tangsel. 

"Alhamdulillah untuk penjualan seragam sekolah, seminggu belakangan ini ada peningkatan setelah PPKM diperlonggar," kata Lubis kepada awak media. 

Meski tak meningkatkan begitu banyak, namun kini ia tetap bersyukur. Dalam sehari, dapat melayani hingga puluhan orang. 

"Peningkatan sampai tiga persen dari hari sebelumnya. Tapi yang pasti satu hari yang datang bisa mencapai 20 orang untuk membeli seragam sekolah, dibandingkan tahun sebelumnya yang masih pandemi," pungkasnya.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

KAB. TANGERANG
Terbungkus Tas Hitam, Bayi Perempuan Ditemukan Pemulung di Semak-semak Kawasan Cikupa

Terbungkus Tas Hitam, Bayi Perempuan Ditemukan Pemulung di Semak-semak Kawasan Cikupa

Senin, 20 Juli 2026 | 17:51

Warga Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan penemuan sesosok bayi berjenis kelamin perempuan di semak-semak pada Sabtu 18 Juli 2026.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill