Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Setelah lebih dari setahun dilanda pandemi, sistem pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Tangerang Selatan yang sudah lama dinanti akhirnya kini bakal terwujud.
Hal itu sontak membuat para murid dan sejumlah orang tua gembira dan mulai mencari seluruh kebutuhan sekolah bagi anaknya.
Di sisi lain, kabar gembira itu justru mendatangkan rezeki bagi para penjual seragam sekolah di pasaran.
Seperti yang dirasakan oleh Ajis, pedagang yang sudah berjualan seragam selama bertahun-tahun di Pasar Serpong, Tangsel.
Pasalnya, sudah lebih dari setahun lalu pendapatannya turun secara drastis seiring dengan diterapkannya pembelajaran daring. Tepatnya sejak pandemi COVID-19 mulai melanda Tangerang Selatan, Maret 2020 silam.
"Alhamdulillah, baru dua tiga hari ini orang sudah mulai belanja (seragam). Ada peningkatan," ujar Ajis di ruko tempatnya berjualan, Senin, 30 Agustus 2021.
Baca Juga :
Kini, pembeli mulai berdatangan memadati tokonya untuk membeli berbagai kebutuhan sekolah bagi para siswa, baik SD, SMP, ataupun SMA.
"Macam-macam seragam. Ada yang membeli rok, celana, pramuka, baju putih. Untuk anak SD, SMP, SMA. Kalau SD biasanya kelas 3 sampai 6," tuturnya.
Hal senada, juga dirasakan oleh Lubis, sesama pedagang seragam di Plaza Ciputat, kawasan Pasar Ciputat, Tangsel.
"Alhamdulillah untuk penjualan seragam sekolah, seminggu belakangan ini ada peningkatan setelah PPKM diperlonggar," kata Lubis kepada awak media.
Meski tak meningkatkan begitu banyak, namun kini ia tetap bersyukur. Dalam sehari, dapat melayani hingga puluhan orang.
"Peningkatan sampai tiga persen dari hari sebelumnya. Tapi yang pasti satu hari yang datang bisa mencapai 20 orang untuk membeli seragam sekolah, dibandingkan tahun sebelumnya yang masih pandemi," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai menerapkan skema rekayasa lalu lintas contraflow selama proyek perbaikan ruas Jalan Sangego Selatan, Bayur, Kecamatan Periuk, berlangsung.
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews