Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Sistem pembelajaran tatap muka atau PTM akhirnya akan menjadi kenyataan. Untuk di Tangerang Selatan, sistem pembelajaran langsung itu rencananya akan mulai digelar pada awal September mendatang.
Untuk itu, para wali murid kini mulai sibuk mempersiapkan segala kebutuhan bagi anaknya yang akan menjalani sekolah tatap muka, misalnya dengan membeli seragam sekolah.
Seperti salah satunya Yan Wahlian, wali murid yang sedang memburu seragam sekolah bagi anaknya di Pasar Serpong, Kota Tangerang Selatan.
"Saya belanja kebutuhan untuk anak sekolah. Wacananya kan mau tatap muka nih. Jadi kita mau beli seragam," ujar Lian, usai membeli seragam pada Senin, 30 Agustus 2021.
Tak haya satu, Lian membeli sejumlah seragam sesuai kebutuhan anaknya yang bersekolah di salah satu SMPN di Tangsel ini.
"Ya saya membeli sesuai kebutuhan saja sih. Seperti (seragam) putih biru, pramuka, gitu," tuturnya.
Hal yang sama pun turut dijumpai di pertokoan Plaza Ciputat yang berlokasi kawasan Pasar Ciputat. Terlihat sejumlah wali murid mulai memadati pertokoan yang menjajakan beragam seragam sekolah.
Seperti salah satunya, Rahma, wali murid yang memang sudah lama menanti pemberlakuan sistem tatap muka ini.
"Ya kalau masuk sekolah kita sebagai orang tua lebih senang, karena kita hanya antar jemput anak selebihnya ada guru di sekolah yang mengajarkan belajar dan interaksi atau bertemu temannya. Kalau online kita repot," terang Rahma.
Pasalnya selama pembelajaran dilakukan secara daring, ia sebagai ibu rumah tangga merasa direpotkan.
"Selain ngajarin belajar juga, saya ngurus pekerjaan rumah juga. Selain itu harus mengeluarkan biaya lagi buat beli kuota internet karena saya tidak pakai wifi," tandasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGRumah Sakit (RS) Melati Tangerang meraih penghargaan Juara 1 Produktivitas Kategori Perusahaan Menengah Tingkat Kota Tangerang.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews