Connect With Us

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Emak-emak di Tangsel Mulai Borong Seragam Sekolah

Rachman Deniansyah | Senin, 30 Agustus 2021 | 13:53

Beberapa orang tua saat membelikan pakaian sekolah anaknya. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sistem pembelajaran tatap muka atau PTM akhirnya akan menjadi kenyataan. Untuk di Tangerang Selatan, sistem pembelajaran langsung itu rencananya akan mulai digelar pada awal September mendatang. 

Untuk itu, para wali murid kini mulai sibuk mempersiapkan segala kebutuhan bagi anaknya yang akan menjalani sekolah tatap muka, misalnya dengan membeli seragam sekolah.

Seperti salah satunya Yan Wahlian, wali murid yang sedang memburu seragam sekolah bagi anaknya di Pasar Serpong, Kota Tangerang Selatan.

"Saya belanja kebutuhan untuk anak sekolah. Wacananya kan mau tatap muka nih. Jadi kita mau beli seragam," ujar Lian, usai membeli seragam pada Senin, 30 Agustus 2021.

Tak haya satu, Lian membeli sejumlah seragam sesuai kebutuhan anaknya yang bersekolah di salah satu SMPN di Tangsel ini. 

"Ya saya membeli sesuai kebutuhan saja sih. Seperti (seragam) putih biru, pramuka, gitu," tuturnya.

Hal yang sama pun turut dijumpai di pertokoan Plaza Ciputat yang berlokasi kawasan Pasar Ciputat. Terlihat sejumlah wali murid mulai memadati pertokoan yang menjajakan beragam seragam sekolah. 

Seperti salah satunya, Rahma, wali murid yang memang sudah lama menanti pemberlakuan sistem tatap muka ini.

"Ya kalau masuk sekolah kita sebagai orang tua lebih senang, karena kita hanya antar jemput anak selebihnya ada guru di sekolah yang mengajarkan belajar dan interaksi atau bertemu temannya. Kalau online kita repot," terang Rahma.

Pasalnya selama pembelajaran dilakukan secara daring, ia sebagai ibu rumah tangga merasa direpotkan.

"Selain ngajarin belajar juga, saya ngurus pekerjaan rumah juga. Selain itu harus mengeluarkan biaya lagi buat beli kuota internet karena saya tidak pakai wifi," tandasnya.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

OPINI
Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Nasib Palestina, Derita Tak Kunjung Berakhir

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:37

‎Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill