Connect With Us

Dindik Tangerang Penuhi Syarat Vaksinasi Guru untuk PTM

Tim TangerangNews.com | Jumat, 3 September 2021 | 16:21

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang, Jamaluddin. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pendidikan Kota Tangerang terus mempersiapkan persyaratan untuk menggelar pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah. Salah satunya memenuhi vaksinasi 70 persen dari total tenaga pengajar guru tingkat PAUD, TK, SD, hingga SMP yang berjumlah 17.000 orang. 

Nantinya, pegawai Dinas Pendidikan akan mendatangi setiap sekolah untuk melakukan pendataan jumlah guru yang belum di vaksin, serta mencari penyebab mereka belum terlindungi vaksinasi. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin mengaku akan mendatangi setiap sekolah selain memverifikasi sarana prasarana protokol kesehatan COVID-19, juga untuk mendata jumlah guru yang belum tervaksinasi  dan mencari penyebab mengapa belum di vaksin. 

“Proses pendataan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu beberapa minggu. Sehingga pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah , belum akan dilakukan dalam waktu dekat,” ujarnya. 

Sementara capaian vaksinasi pelajar di Kota Tangerang  dari target sasaran usia 12 hingga 18 tahun sebanyak 178.803 pelajar,  hingga kini telah tervaksinasi dosis pertama sebanyak 60.823 pelajar. Sedangkan dosis lengkap sebanyak 34.009 pelajar. 

“Hanya guru dan pelajar yang telah divaksin yang diperbolehkan untuk dapat mengikuti belajar tatap muka secara terbatas di sekolah,” terangnya. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill