Connect With Us

Buka Muprov VI Kadin Banten, Wagub Andika: Kadin Bisa Jaga Iklim Investasi 

Tim TangerangNews.com | Senin, 22 November 2021 | 13:49

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy bersama para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten untuk menjaga iklim investasi di provinsi Banten berswa foto bersama di Atria Hotel, Tangerang, Senin 22 November 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengajak para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten untuk menjaga iklim investasi di provinsi Banten. Hal tersebut diungkapkan Andika dalam acara pembukaan Muprov VI Kadin Banten bertajuk Banten Bangkit di Masa Pandemi di Atria Hotel, Tangerang, Senin 22 November 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Umum I Bidang Organisasi dan Keanggotaan Eka Sastra, Wakil Ketua Kadin Banten Amir Hamzah, Ketua DPRD Provinsi Banten Andra Soni, Anggota DPR RI Tb Haerul Jaman, Bupati Lebak Iti Oktavia Jayabaya, Wakil Bupati Tangerang Mad Romli, dan tamu undangan lainnya. 

Andika dalam sambutannya mengatakan, selama dua tahun terakhir  banyak pelaku usaha terdampak. Hal itu berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. 

"Dimula awal pandemi Covid-19, terkontraksi hingga -3,33 persen. Geliat ekonomi Banten merangkak hingga 8,89 persen. Ini di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.

Merangkaknya pertumbuhan ekonomi, kata Andika sebagai bentuk semua stakeholder seperti Pemprov, Pemerintah Daerah, dan termasuk para pengusaha berkomitmen menjaga geliat investasi. 

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy bersama para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten untuk menjaga iklim investasi di provinsi Banten berswa foto bersama di Atria Hotel, Tangerang, Senin 22 November 2021.

"Ini berkat komitmen semuanya menjaga geliat investasi di Provinsi Banten," terangnya. 

Andika mengungkapkan, geliat investasi di tunjukkan dengan ada perbaikan. Tahun 2021 nilai investasi di Banten mencapai Rp73 triliun.

"Tentu kami berharap Kadin bisa menjaga iklim investasi di wilayah Banten," katanya. 

"Kami berharap bisa tetap menjaga kebersamaan, mau bagaimanapun Kadin merupakan mitra strategis Pemerintah," tambah Andika.  

Wakil Ketua Kadin Banten Bidang Organisasi dan Tatalaksana Kadin Banten Amir Hamzah mengatakan, pelaksanaan Muprov VI Kadin Banten di periodesasi kedua Mulyadi Jayabaya lebih cepat.  

"Ini dilakukan karena Ketua Umum Jayabaya dipercaya menjadi jajaran Wakil Ketua Umum di Kadin Indonesia," terangnya. 

Amir menjelaskan, pengusaha di tengah pandemi terdampak. Pihaknya melihat upaya Pemprov dan Pemkab se-Provinsi Banten secara massif melaksanakan program vaksinasi.

"Jalanan sudah kembali macet. Itu tanda pemulihan ekonomi Banten berjalan dengan baik," katanya. (*)

KOTA TANGERANG
Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Pria di Benda Tangerang Nekat Curi Honda PCX Demi Kebutuhan Hidup

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:13

Seorang pria berinisial EM diciduk polisi lantaran nekat mencuri sepeda motor Honda PCX milik warga di kawasan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill