Connect With Us

Menteri Luhut Sebut Tidak Ambil Untung dari Bisnis PCR

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 4 November 2021 | 13:27

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. (@TangerangNews / maritim.go.id)

TANGERANGNEWS.com-Nama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dikaitkan dalam bisnis tes PCR di PT Genomik Solidaritas Indonesia (GSI), lantaran memiliki saham sekitar 10 persen.

Terkait hal itu, Luhut menegaskan tidak pernah mengambil untung sepeser pun. Tujuan didirikannya PT GSI yakni untuk membantu penyediaan tes COVID-19 skala besar, bukan untuk mencari profit. 

Sedangkan soal keterlibatan perusahaannya, PT Toba Bumi Energi, dalam PT GSI, Luhut mengaku hanya berpartisipasi dalam pengadaan tes COVID-19 bersama sejumlah perusahaan besar.

"Saya ingin menegaskan beberapa hal lewat tulisan ini. Pertama, saya tidak pernah sedikit pun mengambil keuntungan pribadi dari bisnis yang dijalankan PT Genomik Solidaritas Indonesia," kata Luhut melalui di Instagram Story akun @luhut.pandjaitan, seperti di lansir dari CNN Indonesia, Kamis 4 November 2021.

Adapun keuntungan PT GSI, menurut Luhut, tak pernah dibagikan kepada para pemegang saham. Melainkan selalu digunakan kembali untuk membantu penanganan pandemi, mulai dari tes swab gratis kepada masyarakat yang kurang mampu hingga tenaga kesehatan di garda terdepan.

"Termasuk tes swab di RSDC Wisma Atlet," tutur Politisi Partai Golkar ini.

Dirinya selalu mendorong agar harga tes PCR turun sehingga terjangkau oleh masyarakat. Ia juga mendorong tes antigen digunakan untuk transportasi sejak September.

Luhut mengaku sebenarnya tidak ingin membeberkan segala bentuk perbuatan yang bersifat donasi. Ia terpaksa melakukan klarifikasi untuk meluruskan disinformasi.

Pasalnya, Ia tak ingin orang-orang yang berniat membantu penanganan pandemi COVID-19 justru takut karena akan dituduh macam-macam.

"Karena bagi saya jika tangan kanan memberi, tangan kiri tak perlu tahu," ujarnya.

Sebelumnya, nama Luhut terseret dugaan bisnis tes PCR lewat PT GSI. Luhut dikaitkan dengan PT GSI karena memiliki saham sekitar 10 persen.

Selain Luhut, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga ikut disebut dalam kasus ini. Keduanya telah memberikan klarifikasi ke publik.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill