Connect With Us

Pengawalan Ambulans di Banten Kini Dilakukan Polisi, Biaya Gratis 

Tim TangerangNews.com | Kamis, 3 Februari 2022 | 10:04

Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto saat launching program unggulan Ditlantas Polda Banten, yakni 'Lancar Ambulanku Selamat Pasienku'. (@TangerangNews / Humas Polri)

TANGERANGNEWS.com-Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto menyatakan, pengawalan ambulans di wilayah Banten kini dilakukan oleh anggota polisi tanpa dipungut biaya alias gratis sehubungan dengan diluncurkannya program unggulan Ditlantas Polda Banten, yaitu Lancar Ambulansku Selamat Pasienku. 

“Pengawalan ambulans oleh polisi ini tidak dipungut biaya, jika terjadi pungutan biaya, tolong laporkan. Saya berharap program ini berjalan baik dan dapat memberikan dampak nyata dalam membantu masyarakat,” ujar Rudy saat launching program unggulan Ditlantas Polda Banten tersebut di Convention Hall The Royal Krakatau Cilegon pada Rabu 2 Februari 2022.

Rudy menyampaikan apresiasi dan menyambut baik program unggulan Ditlantas Polda Banten itu sebagai salah satu terobosan kreatif yang diformulakan oleh Ditlantas Polda Banten guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Rudy, adanya fenomena yang terjadi saat ini, terdapat beberapa praktik ambulans yang dikawal oleh para relawan dan terdapat oknum pengguna jalan yang menghalangi mobilitas ambulans yang dapat mengancam keselamatan jiwa pasien, sopir ambulans maupun pengguna jalan lainnya.

Rudy mengatakan, bila melihat fenomena pengawalan ambulans yang dilakukan oleh relawan maka tidak sesuai regulasi sebagaimana diatur dalam Pasal 135 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, di mana pengawalan ambulans merupakan kewenangan dari petugas Polri karena petugas Polri telah memiliki kualifikasi profesi dalam hal pelaksananaan pengawalan lalu lintas melalui proses pendidikan kejuruan dan pelatihan.

Dirkamsel Korlantas Polri Brigjen Cryshnanda Dwilaksana juga menyatakan sangat mengapresiasi program unggulan dari Ditlantas Polda Banten tersebut. “Ini menjadi terobosan dan inisiasi positif untuk kemanusiaan. Kami mengapresiasi launching program ini, terobosan ini ke depan bisa diadopsi oleh Ditlantas Polda lainnya,” tutur Cryshnanda.

Sementara itu dalam acara launching tersebut, para sopir ambulans se-Provinsi Banten berkomitmen untuk bersedia mematuhi tata tertib berlalu lintas serta membawa pasien sampai ke tujuan dengan selamat dan tidak menggunakan lagi jasa pengawalan selain Polri demi keselamatan ambulans pasien dan pengguna jalan lainnya.

“Apabila dalam keadaan sangat mendesak atau terpaksa di mana kami membutuhkan kecepatan untuk sampai ketempat tujuan maka kami segera menghubungi petugas kepolisian,” kata seorang sopir ambulans Fajar Sidik saat pengucapan deklarasi yang diikuti oleh ratusan sopir ambulans yang hadir dalam kegiatan tersebut.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill