Connect With Us

Luhut Geram, Orang Kaya Minta Gratis Ogah Karantina di Hotel 

Tim TangerangNews.com | Selasa, 21 Desember 2021 | 07:30

Luhut Binsar Pandjaitan. (@TangerangNews / Dok. Kemenko Marves)

TANGERANGNEWS.com-Banyaknya pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dari kalangan orang kaya dan mampu yang enggan melakukan karantina mandiri di hotel sebagaimana aturan yang ada menjadi sorotan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. 

Luhut geram setelah mengetahui kalangan tersebut malah minta dikarantina di Wisma Atlet karena gratis.  Ia mengecam hal tersebut berdasarkan laporan yang diterimanya dari Polda Metro Jaya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. 

"Kami tadi sudah minta ke Polda Metro untuk melakukan razia di lapangan terbang Soekarno-Hatta, yang ternyata banyak yang memberikan sebaran video itu,” ujar Luhut dalam konferensi pers PPKM secara daring di Jakarta, Senin 20 Desember 2021.

“Banyak yang belanja ke luar negeri, shopping, tidak mau karantina di hotel padahal dia bisa. Tapi dia minta supaya dia dikarantina di Wisma Atlet karena gratis," lanjut Koordinator PPKM Jawa Bali itu.

Pemerintah, kata Luhut, bakal mengambil tindakan tegas terhadap pelaku perjalanan luar negeri tersebut. Ia tak ingin ulah nakal PPLN itu menyebabkan penularan varian baru Covid-19, Omicron. 

Selain itu, Luhut juga meminta kerja sama semua lapisan masyarakat Indonesia untuk bisa mencegah penularan Covid-19, khususnya varian Omicron. "Kita harus tunjukkan bahwa bangsa ini bisa kerja sebagai tim. Keadaan ini betul-betul memerlukan kerja sama kita semua," ucap Luhut. 

Sebelumnya, Luhut sudah memastikan hingga saat ini kasus pasien yang terinfeksi Omicron hanya ada di Wisma Atlet Jakarta. Ada pun tiga warga negara asing di Manado, Sulawesi Utara, berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir dipastikan tidak terpapar Omicron. "Jadi, dikonfirmasi berita yang di Manado tidak Omicron," ujarnya. 

Guna mencegah penularan Omicron yang baru saja ditemukan di Indonesia, pemerintah melakukan respons cepat dengan langsung memberlakukan "lockdown" di lingkungan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet yang jadi lokasi ditemukannya kasus pertama Omicron di Indonesia.

TANGSEL
Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Pura-pura Tanya Kontrakan, 2 Maling Gasak Vario Warga Pamulang untuk Judol dan Miras

Sabtu, 7 November 2026 | 17:46

Seorang pria berinisial J.R.A, 32, menggasak sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan Kemuning 3, Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Mirisnya, hasil curian digunakan untuk main judi online (judol)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

TEKNO
Cegah Self-Diagnosis Pakai AI, Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Cegah Self-Diagnosis Pakai AI, Watsons Hadirkan Layanan Konsultasi Kesehatan Online

Sabtu, 7 November 2026 | 18:07

Di tengah maraknya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan internet untuk mencari jawaban atas keluhan kesehatan, risiko self-diagnosis atau salah informasi medis kian meningkat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill