Connect With Us

Perumdam TKR Gratiskan Biaya Pemasangan Sambungan Air Bersih di Rajeg Tangerang

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 25 Desember 2021 | 14:19

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid. (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com–Sebagai upaya mengembangkan pelayanan air bersih di Kabupaten Tangerang, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kerta Raharja (TKR) menggratiskan pemasangan sambungan air bersih di wilayah Rajeg.

 “Warga Rajeg bisa memasang sambungan air bersih dengan cuma-cuma alias gratis,” kata Sekda Kabupaten Tangerang Moch Maesyal Rasyid saat peresmian Kantor Pelayanan Khusus Perumdam TKR Kecamatan Rajeg, Jumat 24 Desember 2021, dikutip dari Tempo.

Maesyal berharap kesempatan gratis pemasangan sambungan air bersih itu digunakan sebaik-baiknya oleh warga sekitar. "Karena biasanya biaya pemasangan bayar Rp1,2 juta, sekarang cukup bayar Rp100 ribu untuk biaya administrasi," ujar Maesyal.

Perumdam TKR, ujar Maesyal, ingin melayani dan ingin cepat warga bisa menikmati air bersih. Menurut dia, rencana pelayanan air bersih di Rajeg ini sudah lama dipersiapkan dan sekarang sudah terealisasi kantor pelayanan Perumdam TKR cabang Rajeg agar fokus melayani masyarakat sekitar. 

Maesyal menyebutkan, sebanyak 40 ribu sambungan langganan air bersih ditargetkan bisa dinikmati warga di wilayah Rajeg. Ketua Dewan Pengawas Perumdam TKR ini mengatakan target 40 ribu pelanggan di Kecamatan Rajeg adalah bagian dari Rencana Program Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tangerang dalam layanan air bersih. 

Pemkab Tangerang menargetkan 60 persen warga terlayani air bersih pada 2023 mendatang. "356.721 SL (sambungan langganan) atau 60 persen yang akan dioperasikan sampai 2023. Sampai November 2021 sudah mencapai 228.700 SL. Artinya masih  127 ribu SL kekurangannya," ucap Maesyal.

Maesyal melanjutkan, untuk mengejar target 127 ribu SL itu Pemkab Tangerang mendorong Perumdam TKR untuk melayani 40 ribu di Kecamatan Rajeg,  45 ribu Kelapa Dua, Pagedangan, Curug dan Legok, 15 ribu dan 35 ribu di Teluk Naga dan Pakuhaji.

Direktur Utama Perumdam TKR Kabupaten Tangerang Sofyan Sapar menambahkan, pembangunan infrastruktur jaringan air minum perpipaan di Rajeg dengan konsep “Peduli Air Bersih di Masa Pandemi Perumdam TKR Kabupaten Tangerang” sehingga gratis biaya pemasangan. 

"Kami mengharapkan masyarakat di Kecamatan Rajeg mengambil peran dan kesempatan ini," tutur Sofyan.

Sofyan menyebutkan, pelangan di cabang Kecamatan Rajeg saat ini sebanyak 5.747 SL. Tahun 2021 jumlah pelanggan tumbuh sebanyak 1.625 SL. "Target Kecamatan Rajeg 35 ribu-40 ribu SL," ujarnya.

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill