Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pekerjaan pemasangan pipa Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang di Jalan Imam Bonjol, Karawaci, Kota Tangerang berdampak pada kemacetan panjang.
Pekerjaan pipa ini pun dikeluhkan warga karena menganggu aktivitas mereka.
"Sebagai warga tentunya saya mendukung pekerjaan ini, tapi tolong pekerjaannya dipercepat karena ini macet banget," ujar Slamet, warga setempat yang setiap hari melintasi jalan tersebut, Kamis 28 Oktober 2021.

Pekerjaan pemasangan pipa tersebut memakan badan jalan, karena berada di sisi kiri ruas sepanjang Jalan Imam Bonjol.
Adapun dampak pengerjaan tersebut, kemacetan terutama saat jam sibuk mengular dari Jembatan Teuku Umar menuju Karawaci.
Menurut Slamet, pekerjaan pemasangan pipa ini sudah berjalan sekitar tiga pekan yang lalu.

"Pengerjaannya lambat itu jalan sudah sempit, jalan tambah macet. Jadi, tentunya saya terganggu dengan pekerjaannya," ungkapnya.
Selain merusak ruas jalan, pengerjaan pemasangan pipa ini juga merusak aset pemda, yakni jalan setapak dan trotoar.
Asep, pedagang kaki lima di bantaran Sungai Cisadane Jalan Imam Bonjol, menuturkan dirinya mengeluhkan pekerjaan pemasangan pipa ini.
"Ini cukup lama pekerjaannya. Saya juga jualannya jadi susah," pungkasnya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews