Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Kondisi Jalan Halim Perdana Kusuma, Kota Tangerang, kini tengah dilakukan sebuah konstruksi perbaikan jalan. Konstruksi ini mulai dikerjakan pada Rabu 8 September 2021 pagi.
Dayat (32) tahun, selaku pelaksana lapangan menjelaskannya, jalan tersebut selama ini sudah rusak dan berlubang. Sebelum adanya perbaikan dilakukan survei serta ada uji kelayakan.

"Apa perlu diperbaiki atau tidak, ternyata jalannya sudah masuk kriteria perbaikan. Pagi tadi sekitar jam 08.00 perbaikan jalan ini sudah mulai berlangsung dikerjakan. Jarak yang akan diperbaiki sepanjang 265 meter," kata Dayat saat ditemui TangerangNews.com di lokasi hari ini.

Dia menyebutkan konstruksi perbaikan jalan dimulai dari jembatan hingga depan pondok buah pintu air. Ruas jalan yang diperbaiki meliputi ruas kanan dan kiri sehingga pengerjaannya harus dilakukan secara bertahap dan bergantian.

Sedangkan untuk jalur arah sebaliknya tidak dilakukan perbaikan karena masih dalam kondisi bagus.
Menurut Dayat, kerusakan jalan ini disebabkan karena kendaraan berat yang kerap melintas di jalan tersebut.
Selain itu, genangan air kerap muncul ketika hujan mengguyur lokasi tersebut dan membuat lapisan aspal tergerus hingga akhirnya rusak.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGMassa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
Penetapan 58 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Porprov Banten 2026 di Kota Tangerang Selatan menjadi perhatian serius KONI Kota Tangerang.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews